Ninja Warrior Berpotensi Diperlombakan di Olimpiade Los Angeles 2028

kumparanSPORTverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Olimpiade. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Olimpiade. Foto: Shutterstock

Gameshow terkenal asal Jepang, Ninja Warrior, berpotensi diperlombakan di Olimpiade Los Angeles 2028. Rencananya, Ninja Warrior akan masuk ke dalam cabang olahraga (cabor) Modern Pentathlon.

Dalam beberapa edisi terakhir Olimpiade, cabor Modern Pentathlon melombakan lima cabang sekaligus. Adalah anggar, renang, lari, menembak, dan berkuda.

Diwartakan Sportbible, Ninja Warrior nantinya akan menggantikan posisi olahraga berkuda. Ninja Warrior disinyalir mampu mendongkrak Modern Pentathlon menjadi salah satu cabor yang populer.

X post embed

Presiden The Union Internationale de Pentathlon Moderne (UIPM), Klaus Schormann, mengatakan pihaknya telah menjajaki Ninja Warrior sebagai salah satu opsi baru. Bahkan, UIPM dewasa ini tengah menggelar uji coba di Ankara, Turki, untuk melihat seberapa menarik Ninja Warrior bila dimasukkan menjadi salah satu cabang yang diperlombakan di cabor Modern Pentathlon.

"UIPM berhasrat untuk mengubah Modern Pentathlon sebagai salah satu cabor yang populer. Oleh karena itu, kami mencoba melakukan gebrakan dengan mencari perlombaan lain yang mampu menyuguhkan pertandingan menarik," ujar Schormann pada Senin (27/6).

"Saat ini, opsi pertama yang sedang kami uji coba adalah Ninja Warrior. Kami turut mengundang sejumlah atlet Modern Pentathlon untuk berpartisipasi di ajang ini guna melihat sejauh mana respons mereka," lanjutnya.

Ilustrasi Olimpiade. Foto: Shutterstock

Berdasarkan situs resmi UIPM, gelaran uji coba Ninja Warrior di Turki terdiri dari sembilan rintangan. Seluruh rintangan yang diuji coba merupakan rekomendasi dari Tokyo Broadcasting System Television (TBS), selaku pemegang hak siar acara tersebut.

Beberapa rintangan yang dihadirkan antara lain: Rope Swing, A-Frame, Beater, Over-Under-Through, Wheels, Wall Flip, Rings, Balance Beams dan Tsunami Wall.

X post embed

Di lain sisi, sejumlah atlet yang diundang ke dalam acara uji coba tersebut mengaku senang atas ide yang dilontarkan UIPM. Salah satunya seperti yang diungkap atlet asal Korea Selatan, Jun Woong-Tae, yang merupakan peraih medali perunggu cabor Modern Pentathlon di Olimpiade Tokyo.

Woong-Tae mengungkap, dirinya sudah tak sabar untuk bertarung dengan atlet lainnya. Ia ingin membuat rekor tercepat kala melalui rangkaian rintangan yang disuguhkan.

"Akan sangat menarik bila olahraga ini [Ninja Warior] menjadi salah satu cabang Modern Pentathlon di masa depan. Saya tak sabar untuk melahap setiap rintangan di Ankara, Turki, karena saya tahu olahraga ini sangat populer di berbagai belahan dunia," kata Woong-Tae.

X post embed

Atlet lainnya, Sophia Hernandez, turut memberikan respons serupa layaknya Woong-Tae. Atlet berkebangsaan Guatemala itu menuturkan akan sangat seru bila Ninja Warrior benar-benar diperlombakan.

"Saya telah menonton Ninja Warrior, saya suka melihat bagaimana para peserta saling adu kecepatan dan itu sangat menyenangkan. Saya juga berterima kasih karena telah diundang ke dalam uji coba kali ini dan ikut merasakan ketegangan melewati berbagai rintangan," tandasnya.