Pegulat Ini Gendong Pelatihnya Keliling Matras Usai Sabet Emas Olimpiade 2020
ยทwaktu baca 1 menit

Atlet gulat Kuba, Mijain Lopez Nunez, tidak kuasa menyembunyikan rasa bahagianya usai menyabet medali emas Olimpiade 2020 pada Senin (2/8). Ia mengekspresikannya dengan menggendong sang pelatih keliling matras.
Lopez turun pada cabang olahraga gulat nomor Greco-Roman 130 kg putra yang bertanding di Makuhari Messe, Tokyo, Jepang. Sebelum sampai ke final, pegulat 38 tahun itu telah mengalahkan tiga lawan: Alin Alexuc-Ciurariu asal Romania, Amin Mirzazadeh asal Iran, dan Riza Kayaalp asal Turki.
Pada duel final, Lopez menghadapi Iakob Kajaia asal Georgia. Ia menang telak dengan skor penilaian akhir 5-0. Dengan demikian, ia pun berhak atas medali emas.
Setelah pertarungan, Lopez merayakannya dengan cara mengangkut tubuh pelatihnya di bahunya, lalu membawanya keliling matras. Setelah menurunkannya, ia mengibarkan bendera Kuba.
"Saya merasa senang, bangga menjadi yang terbaik di dunia dan membuat sejarah," tutur Mijain Lopez dikutip dari BBC.
Ini menjadi medali emas keempatnya di sejarah Olimpiade. Sebelumnya, ia juga menjadi juara pada edisi Beijing 2008, London 2012, dan Rio 2016.
Lopez mengatakan bahwa dia akan pensiun setelah Olimpiade 2020. Namun, ia mempertimbangkan untuk mengurungkan niatnya demi memecahkan rekor emas kelima di Paris 2024, ketika dia akan berusia 41 tahun.
"Saya tidak ingin mengatakan 'ya' atau 'tidak', tetapi untuk semua orang, Mijain masih hidup. Saya memiliki karier yang panjang, bekerja keras untuk membuat pencapaian ini dan memecahkan rekor ini," tegasnya.
***
