Pelatih UPH Akui Wakil Filipina Punya Kelas Berbeda, Tetap Apresiasi Pemain

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
UPH Eagles menggelar latihan perdana di Nittiadai University, Tokyo, Jepang pada Senin (8/8) pukul 10:00 waktu setempat jelang Turnamen Basket Universitas Dunia. Foto: Haikal Pasya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
UPH Eagles menggelar latihan perdana di Nittiadai University, Tokyo, Jepang pada Senin (8/8) pukul 10:00 waktu setempat jelang Turnamen Basket Universitas Dunia. Foto: Haikal Pasya/kumparan

Kekalahan harus dirasakan Universitas Pelita Harapan (UPH) Eagles manakala menjalani laga perdana Turnamen Basket Universitas Dunia (WUBS) 2022.

Menghadapi wakil Filipina, Ataneo de Manila University, di Yoyogi National Gymnasium, Tokyo, Jepang, Selasa (9/8), UPH Eagles menyerah dengan skor 39-125.

UPH Eagles tampak tertekan oleh permainan Ataneo sepanjang laga. Penampilan jawara Liga Mahasiswa (LIMA) 2021 itu sedikit membaik ketika memasuki kuarter ketiga dan keempat.

Pelatih UPH Eagles, Stephen Metcalfe, mengakui kualitas Ataneo berada di atas skuad asuhannya. Akan tetapi, ia tetap mengapresiasi perjuangan yang telah dilakukan oleh Aldy Izzatur dan kolega.

UPH Eagles menggelar latihan perdana di Nittiadai University, Tokyo, Jepang pada Senin (8/8) pukul 10:00 waktu setempat jelang Turnamen Basket Universitas Dunia. Foto: Haikal Pasya/kumparan

"Kami harus akui mereka [Ataneo] punya kelas berbeda. Mereka lebih cepat, lebih besar, dan lebih kuat. Mereka sudah bermain basket keliling dunia, sementara kami tidak. Mereka punya dana yang tidak terbatas dan merekrut pemain [mahasiswa] terbaik di dunia, sementara kami tidak," ujar Metcalfe usai pertandingan kepada kumparan.

"Saya tidak marah ke pemain, tapi kami bisa lebih disiplin. Kami tidak menyerang dengan baik. Pertahanan kami juga rentan. Tapi, harus diakui, mereka [Ataneo] tim yang luar biasa, dan kami sudah melakukan yang terbaik," sambungnya.

Apresiasi Matcalfe kepada para pemainnya tak lepas dari fakta ada sejumlah tujuan yang ingin dicapai dalam pertandingan tadi. Menurutnya, sejumlah team goals tercapai dengan cukup baik.

video youtube embed

"Kami punya team goals, ingin mencapai free throw 75 persen, dan kami berhasil membuat 72 persen. Turnover di bawah 20, kami membuat 26 kali. Dan, three points shoot ingin mencapai 35 persen, kami membuat 20 persen. Bagi saya, ini bukan angka yang buruk. Apalagi, kami terus tertekan sepanjang pertandingan," ucap Metcalfe.

Usai pertandingan melawan Ataneo, UPH Eagles akan kembali berlaga di WUBS pada Rabu (10/8) besok. Mereka akan menghadapi wakil tuan rumah yakni Tokai University pada pukul 17:00 waktu setempat atau 15:00 WIB.