Peluang Medali Tim Indonesia Masih Terbuka, Baru 26 Persen Nomor Pertandingan

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pewushu Indonesia Ahmad Ghozali Fuaiz tampil pada final wushu nanquan putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Nagoya, Aichi, Jepang, Selasa (22/9/2026).  Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pewushu Indonesia Ahmad Ghozali Fuaiz tampil pada final wushu nanquan putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Nagoya, Aichi, Jepang, Selasa (22/9/2026). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu meminta masyarakat Indonesia tetap memberikan dukungan kepada para atlet yang tengah berjuang di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Menurutnya, perjalanan pertandingan masih panjang karena hingga Selasa (22/9) baru sekitar 26 persen nomor pertandingan yang telah diikuti atlet Indonesia.

Masih terdapat sekitar 74 persen nomor atau sekitar 195 nomor pertandingan yang akan berlangsung hingga 4 Oktober mendatang. Sejumlah cabang olahraga andalan Indonesia, seperti panjat tebing, angkat besi, dan bulutangkis, juga masih belum mempertandingkan nomor-nomor mereka.

“Sampai saat ini, per tanggal 22 September hari Selasa kemarin, total nomor pertandingan yang diikuti oleh atlet kita ini baru sekitar 26 persen. Masih ada 74 persen nomor lagi, ada sekitar 195 nomor yang masih baru mulai hari ini sampai dengan tanggal 4 Oktober itu pertandingan masih akan terus berjalan,” ujar Todotua.

CdM Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Todotua Pasaribu (kiri) mengibarkan bendera Merah Putih usai penyerahan secara simbolik saat Pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 di Wisma Serba Guna GBK, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Menurut Todotua, kondisi tersebut menunjukkan bahwa perjalanan Tim Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya masih sangat panjang. Karena itu, ia meminta seluruh pihak tetap fokus pada proses pertandingan yang masih akan berlangsung.

“Pertandingan Asian Games masih banyak, belum selesai. Harapan masih sangat besar dan kami tidak mau terganggu dengan itu,” katanya.

Todotua menegaskan, sesuai tugas dan fungsi CdM, pihaknya akan terus memastikan berbagai kebutuhan nonteknis kontingen dapat ditangani dengan baik sehingga atlet dan cabang olahraga dapat berkonsentrasi pada pertandingan.

“Kami tetap fokus bagaimana agar supaya target yang sudah ditetapkan dan dipersiapkan bisa landing dengan baik dan segala hal yang nonteknis itu bisa kita cover dengan baik,” ujar Todotua.

Ia juga menyatakan kepercayaan kepada atlet dan cabang olahraga yang telah menjalani proses persiapan sebelum Asian Games.

Atlet teqball Indonesia Sumaya saat melawan atlet teqball Myanmar Wai Khin Hnin pada final tunggal putri teqball Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya City Higashi Sports Center, Aichi, Jepang, Minggu (20/9/2026). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

“Kita percayakan sama atlet kita, kita percayakan dengan cabor yang mempersiapkan,” katanya.

Todotua kemudian mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memberikan doa dan dukungan kepada para atlet yang masih akan bertanding.

“Kepada masyarakat Indonesia, mohon doanya, mohon support-nya untuk mendoakan para atlet kita. Karena pertandingan yang masih cukup banyak ini, para atlet kita bisa memberikan yang terbaik dan surprise yang terbaik untuk bangsa kita,” ujar Todotua.