Pembalasan Sempurna Kawhi Leonard terhadap Sorakan Fans Lakers

kumparanSPORTverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bintang Los Angeles Clippers, Kawhi Leonard.  Foto: Kirby Lee-USA TODAY Sports
zoom-in-whitePerbesar
Bintang Los Angeles Clippers, Kawhi Leonard. Foto: Kirby Lee-USA TODAY Sports

Debut Kawhi Leonard pada laga kompetitif bersama Los Angeles Clippers tak berjalan dengan mudah. Pada laga perdana Clippers di NBA 2019/2020, Rabu (23/10/2019) pagi WIB, Leonard dihujani dengan sorakan dari suporter tim lawan, Los Angeles Lakers.

Leonard sudah menerima sorakan sebelum pertandingan dimulai. Kala itu, ia tengah memberikan pidato pra-laga. Tiba-tiba sorakan “boo” menggema kencang di Staples Center—markas dari dua tim Los Angeles tersebut.

Sorakan tersebut terdengar sangat keras dari tribune yang berisikan suporter Lakers --yang mendominasi Staples Center. Ini menarik, mengingat Clippers-lah yang bertindak sebagai tuan rumah untuk laga tersebut.

Ketika laga berlangsung, Leonard mendapatkan sorakan tiap kali memegang bola. Yang paling kencang adalah ketika ia mengambil lemparan bebas pertamanya.

Menurut Kurt Helin dari Yahoo Sports, sorakan yang diterima Leonard itu merupakan buah dari keputusannya untuk bergabung dengan Clippers, alih-alih Lakers, pada offseason lalu.

Leonard memang sempat didekati oleh Lakers selepas kontraknya bersama Toronto Raptors usai pada akhir 2018/2019. Dua bintang Lakers, LeBron James dan Anthony Davis, bahkan turun langsung untuk merekrut Leonard.

Bintang LA Clippers, Kawhi Leonard, berhadapan dengan penggawa LA Lakers, Kentavious Caldwell-Pope. Foto: Kirby Lee-USA TODAY Sports

Namun, Leonard memilih jalannya sendiri. Bagi Lakers, yang notabene rival geografis Clippers, keputusan pemain berposisi small forward itu tentu sulit diterima.

Meskipun begitu, Leonard tampaknya sudah siap untuk menerima ‘sambutan’ dari suporter Lakers itu. Buktinya, penampilannya sama sekali tak terpengaruh oleh sorakan tersebut. Bahkan, bisa dibilang Leonard justru semakin terbakar akibat sorakan itu.

Ya, Leonard benar-benar tampil beringas pada laga kompetitif perdananya buat Clippers. Ia berhasil menjadi pencetak angka terbanyak pada pertandingan tersebut lewat raihan 30 poin.

Eks penggawa San Antonio Spurs itu juga efektif: Ia berhasil mencatatkan persentase field goal sukses mencapai 53%. Leonard melengkapi performa apiknya dengan enam rebound dan lima assist.

Malam Leonard semakin sempurna karena Clippers sukses mengalahkan Lakers dengan skor 112-102. Pendukung Lakers yang tadinya ribut mengeluarkan sorakan, tiba-tiba sunyi terdiam.

Pelatih Clippers, Doc Rivers, menyatakan bahwa Leonard menjadi faktor terbesar kemenangan timnya pada laga pembuka ini. Selain itu, Rivers menegaskan bahwa Leonard memang berbicara dengan penampilannya di lapangan, bukan dengan mulutnya.

“Leonard-lah yang menciptakan permainan kami. Ia berbicara dengan permainannya. Ia selalu seperti itu, dan saya pikir sudah seharusnya pemain basket seperti itu,” kata Rivers, dikutip dari Yahoo Sports.

embed from external kumparan

Lucunya, Leonard mengaku tidak sadar bahwa sorakan itu datang dari suporter Lakers. Pria berusia 28 tahun itu menyatakan, ia tidak memerhatikan apa pun selain apa yang terjadi di lapangan.

“Saya hanya mendengar suara yang ada, dan saya berusaha fokus. Saya tak tahu apakah itu datang dari suporter Clippers atau suporter Lakers. Saya tidak memerhatikan itu, dan saya hanya ingin mengapresiasi suporter yang sudah datang,” ucap Leonard.