Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2

ADVERTISEMENT
Duel Indonesia vs Denmark di laga Grup 1B Piala Sudirman 2019, Rabu (22/5), menghadirkan perubahan di sektor ganda putra. Kedua tim tak lagi menurunkan wakil terbaik untuk sektor tersebut.
ADVERTISEMENT
Mewakili Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bakal mentas menggantikan pasangan nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Pemilihan ini ditengarai sekadar bagian dari rotasi. Karena Minions --julukan Marcus/Kevin-- tampil memuaskan dengan mengalahkan Marcus Ellis/Chris Langridge di laga pertama kontra Inggris.
Beda hal dengan Denmark yang coba mencari peruntungan berbeda setelah kekalahan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dari pasangan serupa. Kali ini, Astrup berpasangan dengan Mathias Boe.
Duel nanti bakal menjadi kali perdana Ahsan/Hendra menghadapi Astrup/Boe. Namun, Hendra yang menjabat sebagai kapten Indonesia di Piala Sudirman 2019, mengaku telah memiliki bayangan akan permainan sang lawan.
"Kami belum pernah ketemu kombinasi ini. Perkiraan sih sudah ada, kalau Denmark akan turunkan kombinasi baru. Kami sudah siap, tidak ada pressure, karena kami siap," kata Hendra seperti dikutip dari situsweb PBSI.
ADVERTISEMENT
"Menghadapi pemain Denmark, kami harus sabar. Mereka mainnya 'awet'. Serangannya tidak terlalu kencang, tapi susah dimatikan. Pertahanan mereka cukup rapat. Sekarang persaingan ganda putra sudah merata, peluang kami 50-50," imbuh juara All England 2019 ini.
Soal peluang memenangi tie melawan Denmark, Hendra yakin timnya bisa mengulangi kesuksesan menang 4-1 atas Inggris di laga perdana. Asalkan, setiap nama yang diturunkan tetap menjaga fokus.
"Ada peluang menang dari Denmark, jadi kami harus benar-benar fokus. Jangan memikirkan menang-kalah, dapat poin dulu. Tim sudah tampil bagus saat melawan Inggris kemarin, walau ganda campuran kalah. Namun, menurut saya, mereka mainnya sudah oke," ucap Hendra.
"Walaupun Denmark kalah dari Inggris, kami tidak mau lengah sama Denmark. Sebetulnya saya sudah prediksi bahwa pertemuan Inggris dan Denmark akan ramai, tetapi saya pikir Denmark masih bisa mengatasi Inggris," tutupnya.
ADVERTISEMENT
Dengan bekal kemenangan atas Inggris, Indonesia sudah memastikan satu tempat di perempat final. Hendra dan kolega tinggal meraih kemenangan atau minimal kekalahan dengan skor 2-3 untuk mengunci status juara grup.
Sebaliknya, Denmark berada di ujung tanduk setelah kalah 2-3 dari Inggris. Mereka memerlukan kemenangan 4-1 untuk lolos ke delapan besar.
***
Laga Indonesia vs Denmark akan dimainkan malam ini pukul 18:00 waktu Nanning. Stasiun televisi TVRI akan menayangkan siaran langsung dari Guangxi Sports Center Gymnasium, pada pukul 17:00-22:00 WIB.