Praveen Jordan Diharapkan Bisa Gantikan Peran Tontowi Ahmad

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tontowi Ahmad pensiun dari dunia bulu tangkis. Foto: Dok. PBSI
zoom-in-whitePerbesar
Tontowi Ahmad pensiun dari dunia bulu tangkis. Foto: Dok. PBSI

Pensiunnya Tontowi Ahmad mengurangi jumlah atlet senior di sektor ganda campuran PBSI. Meski begitu, pelatih kepala ganda campuran, Richard Mainaky, tak khawatir karena yakin akan ada sosok yang menggantikan peran Tontowi.

Sekitar setahun sebelum Tontowi pensiun, Liliyana Natsir menggantung raket. Dengan begitu, Richard berharap Praveen Jordan yang saat ini berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti bisa mengambil peran sebagai panutan.

"Saya tidak takut karena Praveen sendiri sudah cukup siap, waktunya tepat sekali. Begitu Liliyana mundur, Tontowi bertahan setahun. Lalu Tontowi mundur, Praveen sudah sangat dewasa dan siap," kata Richard saat dihubungi para pewarta.

embed from external kumparan

Menilik susunan atlet di ganda campuran saat ini, Praveen bisa disebut sebagai sosok paling berpengalaman. Jebolan klub PB Djarum itu memulai karier di level senior pada 2013.

Praveen pernah berpasangan dengan Debby Susanto dan meraih beberapa prestasi, seperti juara All England 2016 dan emas SEA Games 2015. Setelah Debby pensiun, Praveen dipasangkan dengan Melati.

Praveen/Melati pastikan Indonesia lolos ke semifinal Piala Sudirman 2019. Foto: WANG Zhao / AFP

"Secara obrolan saya sudah sampaikan ke Praveen bahwa Tontowi akan mundur. Saya tanya ke dia bagaimana. Dia bilang sangat disayangkan karena sosok Tontowi masih dibutuhkan. Akan tetapi kalau sudah begitu, mau tak mau dia siap," jelas Richard.

"Jadi sudah ada pengganti sosok yang bisa membimbing pemain muda. Saya tak khawatir karena sudah begitu 'kan dari dulu. Ketika Tri Kusharjanto mundur, saya cari penggantinya. Sekarang ada Praveen/Melati, mereka sudah juara All England. Itu suatu harapan, jadi tak perlu khawatir lagi cari regenerasi," tuturnya.

Tontowi/Liliyana usai mengalahkan Praveen/Debby di final Hong Kong Open 2016. Foto: Jayne Russell / AFP

Richard juga berharap pensiunnya Tontowi akan memacu motivasi para atlet muda untuk membuktikan diri. Pelatih asal Ternate, Maluku Utara, itu menantang atlet-atletnya untuk meneruskan tongkat estafet prestasi ganda campuran Indonesia.

"Setelah latihan saya panggil Nova Widianto, Vita Marissa, kami bicara dengan atlet-atlet. Dengan pensiunnya senior, mereka harus lebih termotivasi dan bertanggung jawab karena mau tak mau, nama ganda campuran ada di pundak mereka dan harus siap meneruskan," pungkasnya.

===

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona!