Profil Aleix Espargaro: Juara MotoGP Argentina 2022 yang Cetak Sejarah

4 April 2022 4:58
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pebalap Aprilia Racing Aleix Espargaro menjuarai Grand Prix Argentina di sirkuit Autodromo Internacional, Termas de Rio Hondo, Argentina. Foto: Agustin Marcarian/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pebalap Aprilia Racing Aleix Espargaro menjuarai Grand Prix Argentina di sirkuit Autodromo Internacional, Termas de Rio Hondo, Argentina. Foto: Agustin Marcarian/REUTERS
ADVERTISEMENT
Aleix Espargaro mencetak sejarah di MotoGP Argentina 2022. Pasalnya, ia menjuarai balapan di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Senin (4/4).
ADVERTISEMENT
Pebalap asal Spanyol tersebut start terdepan. Aleix keluar sebagai juara usai menangani Jorge Martin yang merebut posisinya sejak lap pertama.
Aleix juga mengukir sejarah lewat kemenangan tersebut. MotoGP Argentina 2022 merupakan balapannya yang ke-200 di kelas utama dan itu jadi kemenangan pertamanya.
Pebalap Aprilia Racing Aleix Espargaro saat balapan Grand Prix Argentina di sirkuit Autodromo Internacional, Termas de Rio Hondo, Argentina. Foto: Agustin Marcarian/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pebalap Aprilia Racing Aleix Espargaro saat balapan Grand Prix Argentina di sirkuit Autodromo Internacional, Termas de Rio Hondo, Argentina. Foto: Agustin Marcarian/REUTERS
Pole position yang diraihnya juga merupakan yang pertama bagi Aprilia Racing Team. Kemenangan tersebut juga yang perdana bagi pabrikan asal Italia tersebut.
Kerja keras Aleix telah terbayar tuntas. Lantas, siapa pebalap 32 tahun itu dan bagaimana kiprahnya di MotoGP?
Aleix Esparagro Villa lahir di Granollers, Spanyol, pada 30 Juli 1989 silam. Ia sendiri telah ambil bagian dalam Kejuaraan Dunia MotoGP sejak musim 2004 lalu.
Kala itu, Aleix memulai kariernya dari kelas 125cc bersama Racc Caja Madrid dalam satu balapan. Musim berikutnya, ia bergabung dengan Seedorf Racing, masih dengan motor Honda, dan menyelesaikan 16 balapan di mana ia mengoleksi 36 poin.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Pebalap Aprilia Racing Aleix Espargaro saat balapan Grand Prix Argentina di sirkuit Autodromo Internacional, Termas de Rio Hondo, Argentina. Foto: Agustin Marcarian/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pebalap Aprilia Racing Aleix Espargaro saat balapan Grand Prix Argentina di sirkuit Autodromo Internacional, Termas de Rio Hondo, Argentina. Foto: Agustin Marcarian/REUTERS
Musim 2006, Aleix bergabung dengan Wurth Honda BQR. Akan tetapi, ia pindah ke kelas 250cc pada pertengahan musim, menyelesaikan sembilan balapan dan membukukan 20 poin.
Pada musim berikutnya, ia menunggangi Aprilia, bertahan di kelas 250cc hingga pertengahan musim 2009 di mana ia naik ke kelas MotoGP. Kala itu, ia bergabung dengan tim Pramac Racing dan menunggangi Ducati.
Akan tetapi, ia harus turun ke Moto2 pada musim 2011, bergabung dengan Pons HP40. Kendati demikian, ia kembali ke kelas utama di musim berikutnya, merapat ke Power Electronic Aspar.
Sejak saat itu, Aleix selalu bersaing di kelas utama hingga musim ini. Ia juga telah berpindah-pindah tim hingga akhirnya menetap bersama Aprilia Racing Team Gresini (kini Aprilia Racing Team mulai musim 2022) sejak 2017.
Pembalap Aprilia Racing Aleix Espargaro memacu sepeda motornya saat sesi latihan bebas 1 MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (18/3/2022). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pembalap Aprilia Racing Aleix Espargaro memacu sepeda motornya saat sesi latihan bebas 1 MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (18/3/2022). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO
Aleix bisa dibilang rider kawakan di MotoGP. Ia sudah 10 tahun lebih mengaspal di Kejuaraan Dunia, beberapa motor pun telah ia cicipi seperti Honda, Ducati, Suzuki, Yamaha, hingga kini Aprilia.
ADVERTISEMENT
Secara total, Aleix telah turun dalam 284 balapan (200 di kelas utama) dalam kariernya. Akan tetapi, ia baru merasakan kemenangan pertamanya di MotoGP Argentina.
Kemenangan tersebut membuat Aleix menjadi penantang baru dalam perebutan Juara Dunia MotoGP 2022. Kini, ia memimpin klasemen sementara dengan 45 poin, dibayangi Brad Binder dengan jarak 7 angka.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020