Profil Hidilyn Diaz, Peraih Medali Emas Pertama Filipina dalam Sejarah Olimpiade

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lifter Filipina Hidilyn Diaz meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Senin (26/7). Foto: Edgard Garrido/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Lifter Filipina Hidilyn Diaz meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Senin (26/7). Foto: Edgard Garrido/REUTERS

Hidilyn Diaz sukses mempersembahkan medali emas pertama Filipina di Olimpiade. Atlet berusia 30 tahun itu membuat rakyat Filipina bersorak usai memenangi kelas 55 kg angkat besi putri Olimpiade 2020, Senin (27/7).

Ia mencatat total angkatan 224 kg, unggul tipis dari wakil China, Liao Qiuyun, di posisi kedua dengan 223 kg. Dengan begitu, untuk pertama kalinya Filipina meraih medali emas sepanjang sejarah Olimpiade.

Mari kita mengenal lebih jauh atlet yang sukses membuat Filipina berbangga ini. Berikut profil singkat Diaz.

Lifter Filipina Hidilyn Diaz melakukan angkatan pada Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Senin (26/7). Foto: Edgard Garrido/REUTERS

Profil Hidilyn Diaz

Diaz adalah atlet angkat besi putri dengan segudang prestasi. Medali emas Asian Games dan SEA Games sudah berhasil ia kantongi sebelum medali emas Olimpiade.

Dia memenangi emas pertama di Asian Games edisi 2018 yang digelar di Jakarta. Waktu itu, Diaz berjaya di divisi 53 kilogram. Hal yang sama ia ulang saat tampil di SEA Games 2019 di Filipina.

Sebelum itu, Diaz pernah menyabet medali perunggu dan perak di kejuaraan dunia angkat besi 2017 dan 2019.

Menariknya, awal mula karier cemerlang Diaz jauh dari kata gemerlap. Mengutip laporan Rappler, Diaz mulai mengenal angkat besi dengan barbel sederhana yang terbuat dari pipa dan pemberat yang terbuat dari semen.

instagram embed

Memilih angkat besi membuka banyak peluang untuk Diaz. Bahkan, ia berhasil mendapat beasiswa untuk kuliah di Universidad de Zamboanga. Dia belajar ilmu komputer, namun tak menyelesaikan pendidikannya karena ingin fokus ke angkat besi.

Bagi Filipina, Diaz adalah salah satu andalan mereka meraih medali di Olimpiade. Diaz pula yang mengakhiri paceklik medali Filipina saat berhasil memenangi medali perak dalam Olimpiade 2016 di Brasil.

Lifter Filipina Hidilyn Diaz meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Senin (26/7). Foto: Edgard Garrido/REUTERS

Diaz sendiri bukan wajah asing di Olimpiade. Dia mewakili Filipina di empat Olimpiade. Dia debut di Olimpiade 2008 saat masih berusia 14 tahun. Ia juga beraksi di Olimpiade 2012 London dan Olimpiade 2016.

Diaz juga bagian dari Angkatan Udara Filipina. Sekarang, ia memiliki pangkat sebagai sersan penerbang putri setelah berhasil merih emas pada 2018. Tak cuma itu saja, Diaz ternyata seorang pengusaha. Dia memiliki bisnis cleaning service dan makanan makanan sehat.