Profil IM Lutfi Ali: Ditemukan GM Utut Adianto, Raih 2 Medali Emas SEA Games

23 Maret 2021 14:26 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pemain catur nasional, IM Muhammad Lutfi Ali. Foto: dok IM Muhammad Lutfi Ali
zoom-in-whitePerbesar
Pemain catur nasional, IM Muhammad Lutfi Ali. Foto: dok IM Muhammad Lutfi Ali
ADVERTISEMENT
Pada SEA Games 2013, Indonesia menyabet lima medali emas untuk cabang olahraga catur. Dua di antaranya direbut Irene Kharisma dan satu diraih Susanto Megaranto.
ADVERTISEMENT
Tahukah kalian siapa lagi yang punya andil menyabet dua medali emas sisanya? Dia adalah Muhammad Lutfi Ali.
Namanya boleh dibilang kalah populer dari dua tokoh yang telah memegang gelar Grandmaster Wanita (WGM) dan Grandmaster (GM) di atas. Akan tetapi, Lutfi sejatinya juga berprestasi dan kini memegang titel International Master (IM).
Pada stori ini, kumparanSPORT ingin mengajak kalian berkenalan lebih jauh dengan Lutfi Ali. Silakan simak profil dirinya di stori ini.

Profil IM Lutfi Ali: Bakat Cemerlang dari Hasil Blusukan Utut Adianto

Pemain catur nasional, IM Muhammad Lutfi Ali. Foto: dok IM Muhammad Lutfi Ali
Muhammad Lutfi Ali lahir di Purbalingga, Jawa Tengah, pada 13 Agustus 1997. Ada jasa besar sang ayah--yang seorang atlet tenis meja--terhadap perkenalan dirinya dengan catur.
"Sebenarnya waktu itu kan karena enggak sengaja juga belajar catur. Jadi dulu waktu usia 6 tahun, lagi rame-ramenya anak-anak main PS (Playstation) terus suka main-main keluar, terus untuk mencegah itu ayah saya beli komputer pentium 1 untuk saya," ujarnya kepada kumparan, Senin (22/3).
ADVERTISEMENT
"Nah, di situ, di-install-in [aplikasi permainan catur], maksudnya biar enggak ke mana-mana, mainnya di rumah aja. Cuma buat pengenalanlah, buat asah otak," lanjut Lutfi.
Setelahnya, Lutfi menjadi semakin dalam tertarik pada catur. Dia sering bermain di wilayah rumahnya di Purbalingga. Langkahnya menuju kancah nasional tak lepas dari andil Utut Adianto.
GM catur Utut Adianto yang kini menjabat Wakil ketua DPR RI. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
"Ada campur tangan PB Percasi, waktu itu melalui Pak Utut. Kebetulan, setelah saya tanding di tingkat daerah pada 2009 saat saya masih kelas SD, Pak Utut nyalon anggota DPR di dapil saya, Banjarnegara dan Kebumen," kisahnya.
"Di situ, sambil memperkenalkan diri, dia sambil cari bibit catur. Maksudnya, PB Percasi effort-nya dulu sampai kayak gitu, lho, blusukanlah," lanjutnya.
Selanjutnya, Lutfi Ali bercerita bahwa Utut Adianto kala itu bermain catur secara simultan melawan 50 orang, termasuk dirinya. Nah, Lutfi yang kala itu masih kelas 6 SD bisa bermain remis melawat sang Grandmaster.
ADVERTISEMENT
"Karena mungkin Pak Utut melihat saya ada bakat, akhirnya saya ditawari pindah ke Jakarta untuk latihan di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA), dikasih beasiswa latihan gratis, dan akhirnya ke Jakarta habis lulus SD," tutur Lutfi.
Ilustrasi catur. Foto: Pixabay
Sejak saat itu, bakat catur Lutfi Ali kian terasah. Hingga akhirnya, pria yang kini menetap di Bekasi, Jawa Barat, ini meraih sejumlah prestasi di tingkat nasional dan internasional.
Pengalaman dan prestasi yang paling berkesan baginya adalah meraih medali emas SEA Games 2013 cabang olahraga catur di kategori Pair Transfer Blitz Putra, berpasangan dengan Susanto Megaranto; dan Pair Transfer Blitz Campuran, berpasangan dengan Chelsie Monica.
"Karena waktu itu saya masih SMA kelas 2. Enggak nyangka juga sih bisa dapat medali emas. Maksudnya, itu kan SEA Games pertama [buat saya] dan belum ada pengalaman apa-apa sebelumnya. Karena modal nekat aja, modal percaya diri berangkat ke sana," kenangnya.
ADVERTISEMENT
Uniknya, meski catur bukan olahraga yang mengandalkan fisik, Lutfi mengaku sempat merasakan tempaan pelatihan Kopassus karena memang diwajibkan untuk tim SEA Games kala itu. Namun, ia justru bilang bahwa pelatihan tersebutlah yang membuat mentalnya kuat.
Sayangnya, cabang olahraga catur sempat menghilang dari SEA Games. Namun kemudian, hadir lagi pada 2019 dan ia menyabet dua Medali Perunggu Kategori Catur Random and Online Chess.

Prestasi internasional lain IM Lutfi Ali:

- Juara 1 2nd Johor International Open Chess Championship 2015 di Malaysia
- Juara 1 East Asian Youth Chess Championship 2016 U-20 di Korea Selatan
- Juara 1 Astro Merdeka Open Team Chess Championship 2017 mewakili PT. Pelabuhan Tanjung Priok
ADVERTISEMENT
- Juara 1 Asian University Chess Championship 2018 Kategori Beregu Putra di Filipina
- Juara 1 Asean University Games 2018 Kategori Beregu Putra di Myanmar
- Juara 1 Astro Merdeka Open Team Chess Championship 2019 mewakili PT. Pelabuhan Tanjung Priok di Malaysia
-Menerima gelar FIDE Master Tahun 2013
-Menerima gelar International Master Tahun 2014
-Menerima Norma GrandMaster Tahun 2016
***