Profil Oscar Valdez, Petinju yang Bikin KO Lawan Bak Saitama 'One Punch Man'

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petinju juara kelas bulu super WBC, Oscar Valdez. Foto: Instagram/@oscarvaldez56
zoom-in-whitePerbesar
Petinju juara kelas bulu super WBC, Oscar Valdez. Foto: Instagram/@oscarvaldez56

Oscar Valdez menjelma bak Saitama dari serial animasi Jepang, One Punch Man. Petinju Meksiko itu menunjukkan kekuatannya kala berduel melawan kompatriotnya, Miguel Berchelt, Sabtu (20/2) waktu setempat.

Valdez tampil dominan sepanjang duel di MGM Grand Conference Center, Amerika Serikat, tersebut. Ia menjatuhkan Berchelt sebanyak tiga kali, tetapi yang paling fatal adalah left hook ke arah dagu yang membuat Berchelt terkapar hingga sempat tak sadarkan diri.

Tak pelak, tinju terakhir Valdez itu boleh dibilang mirip seperti tinju maut karakter Saitama di One Punch Man. Kemenangan ini berarti besar bagi Valdez karena ia berhasil merebut titel juara kelas bulu super WBC (World Boxing Council).

Lantas, siapa sebenarnya Oscar Valdez?

Profil Oscar Valdez: Juara Baru Tinju Kelas Bulu WBC

Petinju juara kelas bulu super WBC, Oscar Valdez. Foto: Instagram/@oscarvaldez56

Oscar Rafael Valdez Fierro lahir di Nogales, Sonora, Meksiko pada 22 Desember 1990. Ia telah menekuni tinju sejak muda.

Pada 2008, ketika usianya masih 17 tahun, Valdez terpilih mewakili Meksiko di Olimpiade Beijing. Turun di kelas bantam, ia langsung kalah pada pertarungan pertama dari petinju Mongolia--yang akhirnya mendapat medali emas--Enkhbatyn Badar-Uugan.

Walau begitu, Valdez tak lama berkecil hati. Sebab, beberapa bulan setelahnya, tepatnya di November, ia menjuarai Kejuaraan Juara Tinju Muda Dunia (AIBA Youth World Boxing Championships).

Berlaga di kelas bulu, Valdez menekuk petinju Rusia, Maxim Dadashev. Warga Meksiko patut berbangga padanya. Selain karena turnamen diadakan di Guadalajara, ia juga merupakan petinju pertama dari 'Negeri Sombrero' yang bisa menjadi juara di ajang itu.

Petinju juara kelas bulu super WBC, Oscar Valdez. Foto: Instagram/@oscarvaldez56

Hingga 2011, Oscar Valdez rutin mengikuti ajang multi-event setiap tahunnya. Satu yang berhasil dijuarainya adalah cabang tinju kelas bulu Central American and Caribbean Games 2010.

Pada tahun 2012, Valdez mulai menjajal dunia tinju profesional. Lawan pertamanya adalah rekan senegaranya, Angel Prado, yang ia kalahkan secara TKO dalam dua ronde pada 3 November.

Valdez merebut titel juara perdananya di duel tinju profesional ke-10-nya. Mengalahkan sesama petinju Meksiko, Adrian Perez, ia menjadi juara kelas super bulu NABF (North American Boxing Federation) Junior.

Dua duel setelahnya, Valdez menyabet titel juara kelas bulu NABF Junior usai mengalahkan, lagi-lagi, petinju se-Tanah Air-nya, Alberto Garza. Apa ia cuma jago melawan petinju Meksiko?

Tidak, karena faktanya ia telah menumbangkan delapan petinju Amerika Serikat dan satu petinju Kuba dan satu lagi petinju Meksiko dari 13 duel perdananya hingga merebut dua titel itu.

Petinju juara kelas bulu super WBC, Oscar Valdez. Foto: Instagram/@oscarvaldez56

Pada duel ke-19 dan ke-20, Oscar Valdez masing-masing menyabet satu titel juara. Ia merebut sabuk juara WBO-NABO usai menumbangkan Evgeny Gradovich asal Rusia dan meraih gelar WBO (World Boxing Organization) setelah menekuk Matias Rueda asal Argentina. Dua-duanya di kelas bulu.

Gelar yang disebut terakhir ia pertahankan enam kali. Hingga akhirnya, Valdez kini berstatus juara kelas bulu super WBC.

Sepanjang kariernya, Valdez belum pernah kalah di duel profesional. 29-0 (23 di antaranya kemenangan KO/TKO). Sampai kapan ia akan bertahan? Akankah ia mampu menyamai rekor 50-0 Floyd Mayweather Jr.?

***