Profil Ruben Rinaldi, Pebalap Ducati yang Motornya Jadi Korban 'Unboxing' Ilegal

12 November 2021 16:09
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Profil Ruben Rinaldi, Pebalap Ducati yang Motornya Jadi Korban 'Unboxing' Ilegal (301012)
zoom-in-whitePerbesar
Michael Rinaldi, pebalap Superbike. Foto: Instagram/@michaelrinaldi21
ADVERTISEMENT
Nama Michael Ruben Rinaldi ramai disebut-sebut dalam beberapa hari belakangan. Ini karena motor Ducati tunggangannya di-'unboxing' secara ilegal di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, Indonesia.
ADVERTISEMENT
Motornya itu akan digunakan untuk balapan terakhir World Superbike Championship (WSBK) musim 2021. Rinaldi sendiri tergabung dalam tim Aruba.it Racing Ducati dan bermitra dengan Scott Redding.
Rinaldi kini sedang berada di urutan empat klasemen sementara dengan 278 poin, terpaut sangat jauh dari Toprak Razgatlioglu di puncak yang mengoleksi 531 poin. Meski demikian, aksinya cukup layak diperhitungkan dalam setiap balapan.

Profil Michael Ruben Rinaldi, Pebalap Ducati di WSBK

Profil Ruben Rinaldi, Pebalap Ducati yang Motornya Jadi Korban 'Unboxing' Ilegal (301013)
zoom-in-whitePerbesar
Michael Rinaldi, pebalap Superbike, di atas motor pebalap tes Ducati untuk MotoGP, Michelle Pirro. Foto: Instagram/@michaelrinaldi21
Michael Ruben Rinaldi lahir di Rimini, Italia, pada 21 Desember 1995. Pria yang menyukai pizza ini memulai kariernya sebagai pebalap sejak usia belia.
Kejuaraan junior yang pernah dilakoninya adalah MiniGP Junior, di mana ia pernah menjadi runner up kelas 50 cc pada 2007 dan 2008 serta runner up kelas 70 cc pada 2009. Kemudian, ia beranjak ke ajang Italian Cup dan menjadi juara umum 125cc 2T pada 2011.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, Rinaldi beranjak ke ajang yang lebih bergengsi, CEV Championship. Balapan di kelas Moto2 sejak 2012, ia menjadi runner up pada 2013.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Rinaldi lantas pindah ke kelas Superstock 600 pada 2014. Urung menjadi juara di kelas tersebut, ia beranjak ke kelas Superstock 1000 pada 2016 dan mengunci titel juara umum pada 2017.
Profil Ruben Rinaldi, Pebalap Ducati yang Motornya Jadi Korban 'Unboxing' Ilegal (301014)
zoom-in-whitePerbesar
Pebalap Superbike, Michael Ruben Rinaldi, saat menjajal MotoGP. Foto: Radek Mica/AFP
Sebelum ke WSBK, Michael Ruben Rinaldi pernah menjajal Kejuaraan Dunia MotoGP kelas Moto3 pada 2012 dan 2014. Pada 2012, ia balapan dengan motor Honda untuk tim Racing Team Gabrielli dan Caretta Technology, sedangkan ia membela San Carlo Team Italia yang memakai motor Mahindra pada 2014.
Total, ia cuma 4 kali turun mengaspal di Kejuaraan Dunia MotoGP. Pencapaian terbaiknya adalah pada balapan debutnya, yakni di Sirkuit Mugello, Italia. Rinaldi finis ke-15 dan berhak atas satu poin.
ADVERTISEMENT
Pendarnya terpancar di WSBK. Pada 2018, Rinaldi bergabung ke Aruba.It Racing Junior Team dan menunjukkan penampilan menjanjikan di putaran Eropa, lalu ambil bagian penuh di 2019 bersama Independent Champions Barni Racing.
Namun, Rinaldi belum bisa berbicara banyak sepanjang 2018-2019. Ia baru menggebrak pada 2020 kala balapan bersama Team GOELEVEN. Prestasi terbaiknya tiga kali naik podium di MotorLand Aragon, masing-masing podium pertama, ketiga, dan kedua pada September.
Profil Ruben Rinaldi, Pebalap Ducati yang Motornya Jadi Korban 'Unboxing' Ilegal (301015)
zoom-in-whitePerbesar
Motor tim Ducati Aruba.it, Michael Ruben Rinaldi, untuk balapan Superbike. Foto: Ducati
Lantas, Rinaldi dan GOELEVEN mengeklaim penghargaan independen untuk tim dan pebalap pada 2020. Pada 2021, ia balapan bersama Aruba.it. Sejauh ini, ia sudah 7 kali naik podium yang tiga di antaranya adalah kemenangan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020