Profil WGM Irene Kharisma, Pecatur yang Surati Deddy Corbuzier soal Dewa Kipas

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Grandmaster Wanita Catur Indonesia, Irene Kharisma Sukandar. Foto: Instagram/@irene_sukandar
zoom-in-whitePerbesar
Grandmaster Wanita Catur Indonesia, Irene Kharisma Sukandar. Foto: Instagram/@irene_sukandar

Perseteruan Dadang Subur --pemilik akun catur online Dewa Kipas-- dengan GothamChess tampaknya belum usai. Grand Master Wanita Catur Indonesia (WGM), Irene Kharisma Sukandar, sampai ikut buka suara.

Irene meminta public figure Deddy Corbuzier untuk meluruskan persepsi yang berkembang di masyarakat luas tentang masalah tersebut. Sebab, menurutnya hal itu berkaitan dengan profesi atlet catur di Indonesia.

Irene sendiri merupakan salah satu atlet catur tersukses di Indonesia. Ia lahir di Jakarta pada 7 April 1992. Irene sudah menggeluti bidang catur sejak masih duduk di bangku sekolah.

Grandmaster Wanita Catur Indonesia, Irene Kharisma Sukandar. Foto: Instagram/@irene_sukandar

Awalnya, Irene sempat menekuni bidang olahraga tenis meja. Hal ini sebab sang ayah tak lain merupakan petenis meja. Namun, seiring berjalannya waktu, Irene lebih nyetel ke olahraga yang lekat dengan permainan otak, yakni catur.

Prestasinya selama menjadi pecatur profesional juga patut diacungi jempol. Irene saat ini menyandang status Women Grandmaster (WGM).

Pada 2012, Irene pernah memenangi gelar Asian Women's Chess Championship di Vietnam. Ia kemudian melaju ke Piala Dunia Wanita (Women's World Championship) tiga tahun berselang. Irene menjadi pecatur Indonesia pertama yang berhasil melaju ke fase ini.

Sebelum melaju ke Piala Dunia Wanita, Irene lagi-lagi unjuk gigi di Asian Women's Chess Championship. Kali ini, ia berhasil menang di edisi 2014, yang sekaligus menambah koleksi gelarnya di ajang tersebut menjadi dua gelar.

Grandmaster Wanita Catur Indonesia, Irene Kharisma Sukandar. Foto: Instagram/@irene_sukandar

Selain itu, Irene juga pernah berjaya Eropa, tepatnya Ukraina. Ia sukses keluar sebagai pemenang di turnamen bertajuk 'Alexander The Great Open'.

Kini, di usianya yang sudah tergolong senior, yakni 28 tahun, Irene terus berupaya mengembangkan olahraga catur di Indonesia.

Hal ini yang menjadi alasan mengapa ia menulis surat terbuka kepada Deddy Corbuzier, untuk ikut membantu meluruskan pandangan masyarakat tentang masalah Dewa Kipas dengan GothamChess.

embed from external kumparan

---

embed from external kumparan