Sandi: Pemprov DKI Bantu Perawatan Stadion Akuatik Rp 12 M per Tahun

kumparanSPORTverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sandiaga Uno mencoba venue akuatik di GBK Senayan (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sandiaga Uno mencoba venue akuatik di GBK Senayan (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjajal kolam renang di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Selasa (5/12/2017). Dalam agenda ini, Sandi tak lupa mematuhi semua aturan di kolam renang, salah satunya adalah dengan melepas sepatu.

Ya, Sandi yang pagi itu berenang bersama siswa dari Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) itu membuka sepatu sebelum memasuki arena kolam renang. Aturan ini sendiri mulai diberlakukan setelah Stadion Akuatik diresmikan Presiden Joko Widodo pada Sabtu (2/12) lalu.

Berbincang santai dengan Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) GBK, Gatot Tetuko, Sandi menegaskan pihaknya mendorong aturan melepas sepatu di arena renang.

"Senang ini, nggak ada yang pakai sepatu," ucap Gatot singkat.

"Ini tadi Pak, saya masuk, (lihat) ada sepatu-sepatu di luar. Terus mikir ini pejabat nggak usah buka sepatu, oh nggak, saya buka sepatu juga pak. Kami berikan contoh untuk semuanya," timpal Sandi yang mengenakan baju renang biru.

"Kita biasakan masyarakat untuk disiplin. Nanti juga (lantai) dilapisi karet supaya nggak licin," sambung Sandi.

Kolam renang venue akuatik di GBK (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kolam renang venue akuatik di GBK (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Tak hanya mendukung aturan di Stadion Akuatik GBK, Sandi menyebut Pemprov DKI Jakarta akan terus membantu perawatan stadion berstandar internasional itu.

"Kalau tidak dijaga, venue ini akan turun kualitasnya. Ini ada empat kolam kualitas dunia. Ada polo air, loncat indah, kolam utama, dan kolam pemanasan. Empat kolam ini memakan biaya (perawatan) Rp 10 sampai Rp 12 miliar per tahun," katanya.

Mulai hari ini, Selasa (5/12), stadion akuatik menggelar test event bertajuk "Indonesia Open Aquatic Championship 2017". Sebagai venue Asian Games 2018, Sandi berharap masyarakat ikut merawat stadion dan menyumbang kemajuan prestasi akuatik Tanah Air.

"Saya harap ada partisipasi dari dunia usaha dan juga masyarakat untuk merawat agar bisa diubah menjadi prestasi bagi atlet Indonesia," tutup Sandi.