Sederet Harap Lepas Ali Adrian ke World Supersport 300

Ali Adrian, 23 tahun, adalah salah satu harapan Indonesia di ajang balap motor. Keberangkatannya ke arena World Supersport 300 pun mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Di kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (2/2/2017), Menpora Imam Nahrawi melepas Ali dengan sederet harapan. Bukan sekadar ingin melihat Ali naik podium di World Supersport 300, tetapi ia juga berharap, dengan suksesnya Ali, olahraga motorsport di Indonesia tambah menggeliat.
"Ada optimisme yang harus disebarkan melalui olahraga ini yang kami lihat dari sosok Ali Adrian, dan mari bersama kita doakan semoga bisa mewujudkan prestasi terbaik dan bisa mengibarkan merah putih di podium juara nantinya,” ujar Imam di Media Center Kantor Kemenpora, Jakarta Pusat, Kamis (2/2/2017).
Imam menuturkan, arena balap World Supersport 300 yang diikuti Ali bisa menjadi bekal dan pijakan. Tujuannya, tentu saja, Ali bisa terus melangkah ke arena balapan yang lebih tinggi —dan kalau bisa hingga MotoGP.
Indonesia sendiri, menurut Imam, memiliki banyak pembalap bertalenta yang jumlahnya bahkan melebihi pembalap di luar negeri. Event balap motor di tanah air sendiri lebih dari 1.000, mulai dari kejuaraan daerah hingga kejuaran nasional. Jumlah itu lebih bahkan banyak dari Spanyol —yang akan disambangi Ali nantinya. Namun, jumlah itu berbanding terbalik dengan dengan sirkuit yang ada di Indonesia.

"Hal ini yang menyebabkan kualitas pembalap motor di Indonesia kalah bersaing dengan pembalap Spanyol,” terang Imam.
Di World Supersport 300, Ali, yang akan mengendarai Yamaha YZF-R3, akan dimanajeri oleh David Garcia (mantan pembalap Motor Eropa). Ali juga akan berlatih di sirkuit milik Garcia di Almeria dan Andalusia.
Menyinggung soal sirkuit, sambung Imam, persoalan sirkuit harus menjadi pemikiran bersama, termasuk pabrikan dan sponsor. Tak hanya itu, Imam juga mendorong terjadinya simbiosis mutualisme yang baik antara pengguna motor Indonesia yang sangat banyak dengan pabrikan.
"Kesuksesan melahirkan pebalap-pebalap nomor satu tentu akan semalin meningkatkan nilai brand-brand motor Indonesia,” kata Imam.
