Seluruh Pebalap Renault Didiskualifikasi dari Formula 1 GP Jepang

Formula 1 GP Jepang 2019 sudah selesai, tetapi dramanya masih mengekor.
Ini bukan hanya soal insiden antara Charles Leclerc dan Max Verstappen. Pada Rabu (23/10/2019) FIA selaku federasi mengeluarkan putusan mendiskualifikasi seluruh pebalap Renault, Daniel Ricciardo dan Nico Huelkenberg, dari GP Jepang.
Pengenaan sanksi bermula dari laporan tim Racing Point usai balapan di Sirkuit Suzuka pada 13 Oktober 2019. Mereka mengajukan protes atas sistem pengereman ilegal Renault. Laporan ini membuat stewards menyita seluruh komponen terkait, mulai perangkat keras, lunak, hingga data-data tertentu.
Dalam keterangannya, FIA menjelaskan bahwa departemen teknis menemukan device yang dipasang pada roda untuk mengontrol keseimbangan rem. Penggunaan sistem itu melanggar Sporting and Technical Regulation Article 27.1.
Aturan itu menegaskan bahwa pebalap harus mengemudikan mobilnya tanpa bantuan [sistem]. Sistem penyesuaian rem yang digunakan Renault berfungsi sebagai bantuan untuk pebalap.
Sistem itu membuat pebalap tidak perlu membuat penyesuaian pengereman selama berpacu di sirkuit. Sederhananya, pengereman seharusnya dilakukan secara manual oleh pebalap, bukan otomatis lewat sistem.
Kondisi ini ironis mengingat Renault cukup diuntungkan dengan insiden Leclerc dan Verstappen. Leclerc diganjar penalti lima detik karena dianggap sebagai biang kerok crash di lap pertama tersebut.
Tak sampai di situ. Usai crash, Leclerc menolak untuk langsung masuk pit walau sayap mobilnya mengalami kerusakan. Atas tindakan tersebut, Leclerc mendapat sanksi kedua berupa penalti 10 detik.
Imbasnya ada di klasemen GP Jepang. Leclerc yang tadinya finis keenam, mesti turun ke posisi tujuh.
Huelkenberg memang tetap finis ke-10. Akan tetapi, Ricciardo yang ada di posisi tujuh, naik ke posisi enam. Memulai balapan dari posisi 17, finis ketujuh, lalu dinaikkan ke posisi enam. Beruntung, bukan?
Sanksi yang diberikan kepada dua penggawa Renault membuat klasemen GP Jepang berubah lagi. Karena Ricciardo tergusur, Leclerc naik lagi ke finis awalnya, yaitu posisi enam. Perubahan ini juga membuat penggawa Toro Rosso, Pierre Gasly, naik ke posisi tujuh.
Dua pebalap Racing Point jelas kedapatan untung. Sergio Perez naik ke urutan delapan, sedangkan Lance Stroll menjejak ke posisi sembilan. Awalnya, Perez finis di posisi sembilan dan Stroll tercampak dari 10 besar GP Jepang.
Meski demikian, Renault belum mau menyerah. Mereka menilai protes ini terlalu subjektif. Anggapan itu masuk akal karena Racing Point menjadi satu-satunya tim yang mengajukan protes.
Berangkat dari sini, Renault berencana untuk memproses banding. Mereka diberi kesempatan hingga Kamis (24/10/2019) pukul 10.00 waktu Meksiko untuk menentukan sikap soal sanksi ini.
