Serunya Lomba Suami Gendong Istri, Diadang Kubangan Air Hingga Tercebur

kumparanSPORTverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para peserta bertanding dalam kejuaraan menggendong istri di Tapiobicske, Hongaria. Foto: Marton Monus/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Para peserta bertanding dalam kejuaraan menggendong istri di Tapiobicske, Hongaria. Foto: Marton Monus/REUTERS

Sebanyak 40 suami mengikuti lomba menggendong istri di Hongaria yang digelar pada Minggu (8/8) lalu. Ini merupakan edisi kedua dari lomba yang bersifat nasional tersebut.

Pada edisi perdana yang diadakan pada Oktober 2020 lalu, hanya sekitar 12 peserta yang ambil bagian.

Peserta yang mengikuti lomba ini pun dipastikan harus memiliki fisik dan stamina yang kuat. Pasalnya, selain harus menggendong istri, para suami juga harus melewati medan terjal layaknya triathlon.

Para peserta bertanding dalam kejuaraan menggendong istri di Tapiobicske, Hongaria. Foto: Marton Monus/REUTERS

Salah satu rintangan yang harus dilalui adalah kubangan air. Tak jarang, wajah sang istri harus tenggelam karena sang suami tak bisa mengendalikan pijakannya.

Diwartakan Reuters, salah satu peserta, Mark Mazacs dan istrinya Annet, mengatakan telah menyiapkan teknik khusus untuk mengikuti lomba ini. Mereka memilih teknik piggyback.

"Kami sudah menyiapkan strategi, kami mencari tahu tentang teknik terbaik menggendong istri saya di punggung," ujar Mazacs.

Di lain pihak, panitia lomba Gergely Guraly mengatakan lomba ini digelar tak lepas dari kondisi pandemi virus corona di Hongaria yang telah mereda.

Para peserta bertanding dalam kejuaraan menggendong istri di Tapiobicske, Hongaria. Foto: Marton Monus/REUTERS

Hingga Rabu (11/8), Hongaria tercatat memiliki kasus 810 ribu positif corona dengan penambahan hanya 35 kasus harian. Sebelumnya, Hongaria juga menjadi perhatian dunia ketika perhelatan Euro 2020 karena mengizinkan penonton datang ke stadion.

"Kami baru saja keluar dari periode sulit karena pandemi dan kami harus keluar rumah dan bersenang-senang di alam terbuka," kata Guraly.

Para peserta bertanding dalam kejuaraan menggendong istri di Tapiobicske, Hongaria. Foto: Marton Monus/REUTERS

Guraly mengaku menyiapkan lomba ini sejak Januari lalu. Menurutnya, kontes ini terinspirasi dari zaman Viking.

Pada zaman modern, tradisi ini dilaksanakan di Finlandia dengan lomba perdana diselenggarakan mulai 1990-an.