Setop Rasisme! Ujaran Diskriminatif Tak Punya Tempat di Campus League
·waktu baca 2 menit

Saat di lapangan adem ayem, perilaku netizen di jagat maya seakan tak kenal aturan. Di laga final Campus League Basket Regional Surabaya antara Universitas Cenderawasih vs Universitas Surabaya, (29/4), lalu, beberapa komentar bernada rasis muncul di siaran langsung Campus League via YouTube.
Melihat situasi tersebut, komentator langsung menegur dan meminta admin siaran untuk segera menghapus komentar rasis yang ditujukan pada student-athlete Uncen. Dengan sigap, komentar pun dihapus.
CEO Campus League, Ryan Gozali, mengecam keras komentar rasis yang ditujukan ke tim basket putra Uncen tersebut.
“Sebagai platform pembinaan, kami bertujuan menjadikan putra putri bangsa menjadi manusia unggulan yang bisa membawa dampak positif untuk bangsa kita. Indonesia merupakan negara majemuk yang penduduknya setara,” ujar CEO Campus League, Ryan Gozali.
“Saya mengecam segala bentuk rasisme di Campus League. Rasisme adalah racun dan bertentangan dengan sila ke-3 Pancasila dan harus dieradikasi demi Indonesia yang lebih baik,” katanya kepada Campus Sport Indonesia, Sabtu (2/5).
Setelah Regional Surabaya, kini Campus League Basket tengah bergeser ke Yogyakarta. Laga final Regional Yogyakarta dijadwalkan digelar pada 7 Mei 2026. Setelah itu, Campus League Basket langsung bergeser ke Samarinda pada 8-10 Mei 2026; ke Bandung pada 16-22 Mei; Regional Jakarta pada 24-31 Mei; dan ditutup lewat The Nationals yang akan digelar di Jakarta pada 6-13 Juni 2026.
