Sirkuit Mandalika Diguyur Hujan Deras & Sambaran Petir, Pawang Hujan Kewalahan?

kumparanSPORTverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

Safety car di lintasan saat hujan di Sirkuit Mandalika, Kuta, Lombok, Indonesia, Minggu (20/3/2022). Foto: Willy Kurniawan/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Safety car di lintasan saat hujan di Sirkuit Mandalika, Kuta, Lombok, Indonesia, Minggu (20/3/2022). Foto: Willy Kurniawan/Reuters

Balapan MotoGP Mandalika pada Minggu (20/3) harus diundur dari jadwal seharusnya pukul 14:00 WIB karena guyuran hujan deras dan sambaran petir di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah. Apakah pawang hujan kewalahan?

Sejatinya, musim hujan di Indonesia sudah terjadi sebelum gelaran MotoGP Mandalika pada Maret 2022. Hal itu juga terlihat di ajang World Superbike (WSBK) 2021 yang dihelat di Sirkuit Mandalika pada November lalu.

Bahkan, Race 1 WSBK yang sejatinya dihelat pada Sabtu (20/11) harus diundur ke hari Minggu menyusul hujan deras yang tak kunjung reda, bahkan membuat jarak pandang di lintasan nol.

Pembalap Pata Yamaha With Brixx WSBK Toprak Razgatlioglu (tengah) berjalan kembali menuju paddock dari grid start jelang balapan kedua (race 2) WSBK seri Indonesia saat hujan deras. Foto: Ahmad Subaidi/Antara Foto

"Balapan pertama WSBK tertunda akibat hujan deras sehingga menyebabkan jarak pandang nol," cuit akun Twitter resmi WSBK pada 20 November 2021.

Namun, saat itu Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, turut menanggapi pertanyaan netizen soal pawang yang biasa ditugasi untuk memindahkan atau menunda hujan.

"Sudah kami terjunkan [pawang hujan]," ujarnya sembari berkelakar ketika dihubungi kumparan, November lalu.

Kini, pawang hujan juga beraksi dalam gelaran MotoGP Mandalika. Dia adalah Raden Rara Isti Wulandari atau yang kerap disapa Mbak Rara. Sang pawang mengaku diminta secara khusus oleh pihak Sirkuit Mandalika dan Dorna selaku penyelenggara MotoGP untuk memastikan tidak adanya hujan selama acara berlangsung.

Mbak Rara, pawang hujan di Sirkuit Mandalika. Foto: Denny Pribadi

"Jadi memang dari Dorna dan Mandalikanya minta supaya hujannya di pagi saja, sementara siang diusahakan jangan sampai hujan. Kenapa begitu, karena ini supaya aspalnya bisa sedikit basah tapi jangan sampai tergenang atau banjir, jadi buat sekadar basah saja permintaannya," terang Rara kepada kumparan, Sabtu (19/3).

Namun, hujan nyatanya tetap turun saat balapan MotoGP Mandalika hendak digelar. Bahkan, petir menyambar di lintasan. Meski begitu, Mbak Rara selaku pawang hujan di MotoGP Mandalika mendapat sorotan di sela-sela hujan dan penundaan balapan MotoGP.

Mbak Rara, pawang hujan di Sirkuit Mandalika. Foto: Twitter/@MotoGP
Mbak Rara, pawang hujan di Sirkuit Mandalika. Foto: Twitter/@MotoGP

Dalam siaran langsung MotoGP, Mbak Rara tampak berjalan menyusuri lintasan Sirkuit Mandalika dan area pit lane sembari mengeluarkan gerakan dan bacaan-bacaan khusus.

Mbak Rara tampak mengenakan helm proyek berwarna putih, memakai jaket khas dengan motif kain khas Indonesia, dan tak mengenakan alas kaki. Ia tampak membawa alat khusus, yang satu seperti cawan dan satu lagi seperti tongkat kecil di tangannya dan memukul-mukul alat tersebut.

Lantas, apakah jampi-jampi Mbak Rara berhasil membuat hujan reda dan balapan MotoGP bisa segera digelar?

X post embed