Sirkuit Mandalika Disebut Berbahaya, MGPA: Dorna & FIM Bilang Teraman di Dunia
ยทwaktu baca 2 menit

Tes pramusim MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, telah usai pada Minggu (13/2) lalu. Sejumlah komentar pun berdatangan untuk lintasan tersebut, salah satunya ada yang menyebut bahwa Sirkuit Mandalika berbahaya.
Kendati demikian, MGPA selaku pengelola sirkuit dan promotor balapan MotoGP Mandalika mengeklaim bahwa Sirkuit Mandalika disebut sebagai teraman di dunia oleh Dorna dan FIM. Hal tersebut ditegaskan oleh Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA.
Priandhi bilang, lintasan yang lebar adalah salah satu alasan mengapa Dorna dan FIM menyebut Sirkuit Mandalika aman. Selain itu, area run-off di setiap tikungan juga lebar.
"Pihak Dorna dan FIM dalam konferensi pers menyatakan Sirkuit Mandalika adalah salah satu sirkuit yang teraman di dunia," tutur Priandhi dalam konferensi pers, Rabu (16/2).
"Kenapa mereka menyatakan aman? Karena lintasan ini sangat lebar, di setiap tikungan run-off juga cukup lebar, setelah run-off masih ada lagi area gravel yang lebar sebelum tembok pembatas. Jadi, menurut mereka ini adalah salah satu yang cukup aman," tambahnya.
Bukan hanya itu, Priandhi mengatakan bahwa Dorna dan FIM menyanjung setiap tikungan yang ada di Mandalika. Menurutnya, lintasan ini tak mudah untuk ditaklukkan para pembalap.
"Juga, pihak Dorna dan FIM mengatakan bahwa ini adalah sirkuit yang sangat baik dari sisi lintasan bagi para pembalap karena karakter setiap tikungan berbeda," kata Priandhi.
"Tingkat kesulitannya berbeda, jadi semua pembalap tidak semudah itu untuk menjadi juara. Ini triknya banyak sekali," lanjutnya.
Sebelumnya, Francesco Bagnaia mengeluhkan kondisi Sirkuit Mandalika. Ia menyebut banyak kerikil tajam yang mampu membahayakan para rider dan bisa merusak kendaraan. Terlebih, beredar juga foto dirinya dengan tangan terluka saat tes pramusim.
"Ini [trek] akan menjadi bersih dengan lebih banyak motor, tetapi masalah sebenarnya adalah kerikil. Jika Anda mulai di depan semua orang dalam perlombaan, tidak ada yang akan mendekati Anda seberapa berapa kencang Anda memacu," tutur Bagnaia, dikutip dari GP One.
"Namun, saya tidak berani membayangkan situasi siapa pun yang berakhir di tengah kelompok, dengan semua kerikil itu dan hanya satu lintasan yang bersih. Itu bisa berbahaya," tambahnya.
