Sirkuit Sepang Malaysia Belum Sanggup Gelar F1 Lagi: Biayanya Tinggi
·waktu baca 2 menit

Sirkuit Sepang di Malaysia tadinya menjadi salah satu tempat digelarnya balapan Formula 1 (F1) di Asia Tenggara. Namun, balapan terakhir yang berlangsung di 'Negeri Jiran' adalah pada 2017.
Setelah itu hingga kini, Sirkuit Sepang belum lagi menggelar F1. CEO Sepang International Circuit (SIC), Azhan Shafriman Hanif, pun tak bisa memastikan kapan balapan 'jet darat' itu akan kembali terselenggara di Malaysia. Permasalahannya ada pada biaya yang tinggi untuk penyelenggaraan.
"Terkait F1 kembali ke Sepang, Malaysia, jawabannya bukan dalam masa dekat ini, mungkin tahun-tahun yang akan datang," terang Hanif di acara 'Regional Tour Press Conference for Petronas Grand Prix of Malaysia 2022' di Jakarta, Rabu (7/9).
"InsyaAllah, kalau ada rezeki, kami ingin bawa kembali F1. Namun, ini jawabannya adalah tidak untuk sekarang karena dari segi biaya, agak tinggi. Tapi insyaAllah mungkin dalam masa-masa yang akan datang mungkin F1 akan kembali ke Sepang," lanjutnya.
Media Malaysia, Paultan.org, pada 2019 memaparkan soal biaya menyelenggarakan F1. Jadi, mantan Menteri Pariwisata dan Budaya Malaysia, Datuk Seri Mohamed Nazri Abdul Aziz, pernah mengatakan bahwa penyelenggaraan F1 menelan biaya RM 300 juta (sekitar Rp 996 miliar) per serinya.
F1 terakhir kali digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 2017. Kala itu, Max Verstappen menjadi pemenangnya. Sejak F1 digelar pertama pada 1999 hingga 2017 di Sepang, Sebastian Vettel menjadi pemenang terbanyak dengan 4 kemenangan (2010, 2011, 2013, 2015).
Dalam acara tersebut, Hanif sebenarnya lebih untuk mempromosikan MotoGP yang akan kembali digelar di Malaysia pada 2022. Sebab, balapan sepeda motor paling bergengsi di dunia itu sempat absen di 2020 dan 2021 karena pandemi.
"Berkenaan MotoGP 2022, event-nya akan berlangsung di Sepang dari 21-23 Oktober dari pukul 9 pagi sampai 6 petang. Tiga tiket kategori akan dijual, nanti akan kami bagikan detailnya," tuturnya.
