Tanpa Kevin/Marcus, Harapan Kini Bertumpu ke Ahsan/Hendra di Thailand

4 Januari 2021 18:13 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, di final BWF World Tour Final 2019. Foto: Dok. PBSI
zoom-in-whitePerbesar
Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, di final BWF World Tour Final 2019. Foto: Dok. PBSI
ADVERTISEMENT
Kevin Sanjaya tidak bisa berangkat ke Thailand bersama kontingen bulu tangkis Indonesia lainnya. Itu karena pemain 25 tahun itu terjangkit corona dan pasangan ganda putranya, Marcus Gideon, juga terpaksa ikut mundur.
ADVERTISEMENT
Artinya, tidak ada pasangan ganda putra nomor satu dunia di tiga turnamen di Thailand: Thailand Open I (12-17 Januari), Thailand Open II (19-24 Januari), dan BWF World Tour Finals 2020 (27-31 Januari).
Kalau begini, apakah kans Indonesia meraih juara di nomor ganda putra sirna? Eits... Jangan berpikir begitu, karena masih ada ganda putra nomor dua dunia: Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan.
Ahsan/Hendra sudah tak perlu lagi diragukan kualitas dan pengalamannya. Keduanya adalah juara BWF World Tour Finals 2019 dan BWF World Championships pada tahun yang sama.
Lantas, bagaimana peluang Ahsan/Hendra kali ini?
Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan (kanan) dan Hendra Setiawan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Rambitan (Indonesia): Head to Head 0-0

-Bertemu di babak pertama Thailand Open I
-Potensi bertemu di babak kedua Thailand Open II
ADVERTISEMENT
Pramudya/Yeremia adalah lawan pertama Ahsan/Hendra di Thailand Open I. Kini, mereka menempati peringkat 65 dunia dan berpotensi akan mudah dikalahkan oleh Ahsan/Hendra.
Pramudya/Yeremia juga punya kans menghadapi Ahsan/Hendra lagi di babak kedua Thailand Open II. Syaratnya, mereka harus mengalahkan Eloi Adam/Julien Maio.

Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae (Korea Selatan): 0-1

-Potensi bertemu di Perempat final Thailand Open I
-Potensi bertemu di Final Thailand Open II
Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae adalah ganda putra terbaik Korea Selatan sekarang yang menempati peringkat 8 dunia. Ahsan/Hendra pernah bertemu mereka di Hong Kong Open 2019 dan hasilnya kalah. Mereka bisa menjadi batu sandungan.

Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India): 2-1

Ganda putra India, Rankireddy/Shetty. Foto: Chalinee Thirasupa / AFP
-Potensi bertemu di babak kedua Thailand Open I
ADVERTISEMENT
-Potensi bertemu di Final Thailand Open II
Ini adalah ganda putra terbaik India yang menempati ranking 10 dunia. Ahsan/Hendra pernah tiga kali menghadapi mereka dan hasilnya menang dua kali, kalah sekali.
Ahsan/Hendra mengalahkan mereka di China Open 2018 dan Indonesia Masters 2020. Rankireddy/Shetty menang di French Open 2019. Ahsan/Hendra perlu waspada.

Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark): 5-0

Kim Astrup Anders/Skaarup Rasmussens di Piala Sudirman 2019. Foto: WANG ZHAO / AFP
-Potensi bertemu di Semifinal Thailand Open I
-Potensi bertemu di Final Thailand Open II
-Potensi bertemu di BWF World Tour Finals 2020
Ahsan/Hendra punya rekor bagus melawan Astrup/Rasmussen. Mereka tercatat lima kali bertemu pasangan Denmark berperingkat 12 dunia ini dan selalu menang. Ahsan/Hendra akan bisa menang lagi, tetapi jangan lengah.

Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia): 2-1

-Potensi bertemu di Semifinal Thailand Open I
ADVERTISEMENT
-Potensi bertemu di Final Thailand Open II
-Potensi bertemu di BWF World Tour Finals 2020
Ahsan/Hendra selalu punya cerita bagus saat menghadapi ganda putra Malaysia. Ong Yew Sin/Teo Ee Yi pernah dua kali dikalahkan dan sekali mengalahkan Ahsan/Hendra.
Sudah sewajarnya jika Ahsan/Hendra mewaspadai mereka. Sebagai informasi, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi kini adalah ganda putra terbaik ketiga Malaysia, berperingkat 15 dunia.

Goh V Shem/Tan Wee Kiong (Malaysia): 7-1

-Potensi bertemu di Final Thailand Open I
-Potensi bertemu di Final Thailand Open II
Goh/Tan adalah salah satu ganda putra Malaysia yang paling sering melawan Ahsan Hendra. Namun, dari delapan pertemuan, pasangan yang kini di urutan 14 dunia ini cuma menang sekali, yakni di Malaysia Masters 2019.
ADVERTISEMENT

Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia): 5-2

Ganda putra Malaysia, Aaron Chia (kiri) dan Soh Wooi Yik. Foto: WANG ZHAO / AFP
-Potensi bertemu di Final Thailand Open I
-Potensi bertemu di Final Thailand Open II
-Potensi bertemu di BWF World Tour Finals 2020
Inilah ganda putra terbaik Malaysia sekarang, Chia/Yik yang menempati ranking 9 dunia. Meski mampu menang lima kali dari tujuh pertemuan, Ahsan/Hendra tak ada salahnya mewaspadai mereka.

Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan): 6-2

-Potensi bertemu di Semifinal Thailand Open I
-Potensi bertemu di Semifinal Thailand Open II
-Potensi bertemu di BWF World Tour Finals 2020
Tidak ada ganda China dan Jepang, Lee Yang/Wang Chi-Lin adalah pasangan yang paling berpotensi menyulitkan Ahsan Hendra, selain Choi/Seo. Kenapa?
Oke, Ahsan/Hendra memang punya rekor enam kemenangan dari delapan pertemuan atas mereka. Namun, fakta bahwa Yang/Chi-Lini kini ada di urutan 7 dunia dapat menjadi sinyal waspada.
ADVERTISEMENT

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Indonesia): 2-1

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Rian Ardianto saat bertanding di Indonesia Master 2020. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
-Potensi bertemu di Final Thailand Open I
-Potensi bertemu di Perempat Final Thailand Open II
Ingat, tidak cuma Ahsan/Hendra dan Pramudya/Yeremia yang akan turun di Thailand Open. Fajar/Rian yang berperingkat 6 dunia juga berpotensi menjadi batu sandungan meraih juara.
Fajar/Rian selalu bisa menyulitkan Ahsan/Hendra. Dua kemenagnan dari tiga pertemuan diraih Ahsan/Hendra via tiga set, sedangkan Fajar/Rian cuma butuh dua set saat menang di Jerman Open 2018.

Ivan Sozonov/Vladimir Ivanov (Rusia): 5-0

ADVERTISEMENT
-Potensi bertemu di Final Thailand Open I
-Potensi bertemu di Semifinal Thailand Open II
-Potensi bertemu di BWF World Tour Finals 2020
Enggak biasanya, ya, ada pebulu tangkis Rusia yang namanya tersohor. Ya, Ivan Sozonov/Vladimir Ivanov memang masih tercecer di peringkat 24 dunia dan Ahsan/Hendra pernah lima kali mengalahkan mereka.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, Sozonov/Ivanov kini memuncaki klasemen khusus BWF World Tour. Jadi, sudah sepatutnya Ahsan/Hendra waspada.

Marcus Ellis/Chris Langridge (Inggris): 4-0

Marcus Ellis (kiri) and Chris Langridge (kanan) di Piala Sudirman 2019. Foto: WANG ZHAO / AFP
-Bertemu di Babak pertama Thailand Open II
-Potensi bertemu di Final Thailand Open II
-Potensi bertemu di BWF World Tour Finals 2020
Marcus Ellis/Chris Langridge akan menjadi lawan pertama Ahsan/Hendra di Thailand Open II. Ganda berperingkat 24 dunia ini juga menunjukkan progres yang bagus dengan menempati urutan 4 klasemen khusus BWF World Tour.
Rekor pertemuan empat kali menang berpihak pada Ahsan/Hendra. Namun, laiknya Sozonov/Ivanov, Ellis/Langridge juga bisa menjadi kuda hitam yang merepotkan.
----
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.