Tekad Putri Peraih Medali Emas SEA Games Menjajal Audisi Umum PB Djarum 2026

kumparanSPORTverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Syarifah Adshila Nugroho bersama ayah dan ibunya usai bertanding di Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (13/9/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Syarifah Adshila Nugroho bersama ayah dan ibunya usai bertanding di Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (13/9/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Keinginan keras agar dapat masuk klub bulu tangkis PB Djarum menjadi target dari peserta Audisi Umum PB Djarum 2026, Syarifah Adshila Nugroho. Ia sudah dua kali mengikuti Audisi Umum PB Djarum.

Audisi Umum PB Djarum pertama diikutinya tahun 2025. Pada tahun ini merupakan keikutsertaannya yang kedua sekaligus menjadi kesempatan terakhirnya mengingat usianya sudah 12 tahun.

Adshila sudah tembus karantina pada Audisi Umum 2025 tahun lalu. Selama empat pekan ia mengikuti semua kegiatan karantina yang diselenggarakan PB Djarum. Namun, usai menjalani karantina, ia belum berhasil memperkuat PB Djarum.

"Sudah mengikuti karantina empat minggu tetapi belum berhasil lolos menjadi atlet PB Djarum. Saya mencoba lagi tahun ini semoga rezeki," katanya kepada kumparan, Minggu (13/9).

Syarifah Adshila Nugroho usai bertanding di Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (13/9/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Sempat gagal usai menjalani karantina selama empat pekan membuatnya sedih dan kecewa. Namun, semangat dari kedua orangtuanya membuatnya kembali mencoba tahun ini.

"Perasaannya sedih dan kecewa. Terus mama dan papa ngomong supaya berjuang lagi. Akhirnya aku ikut lagi tahun ini," terangnya.

Ia menyampaikan, kedua orangtuanya selalu memberikan dukungan kepadanya. Terlebih, mamanya, Anneke Feinya Agustine dulunya merupakan atlet bulu tangkis.

Anneke Feinya Agustine merupakan peraih medali emas SEA Games 2011. Anneke mengenyam Pelatnas dalam kurun waktu 2009 sampai 2013.

"Buat aku harapannya semoga di tahun terakhir ini bisa masuk karantina dulu setelah itu bisa gabung PB Djarum," imbuhnya.

Syarifah Adshila Nugroho berfoto bersama Liliyana Natsir usai meraih Super Tiket di Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (13/9/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Sementara itu, Ridho Bayu Nugroho, ayah dari Syarifah Adshila Nugroho bersama istrinya, Anneke Feinya Agustine, selalu mendukung buah hatinya itu. Termasuk datang lagi untuk kedua kalinya di Audisi Umum PB Djarum tahun ini.

"Saya sebagai orang tua pastinya mendukung keinginan anak dan bakat anak," terangnya.

Ridho menceritakan, putrinya itu sudah mengenal bulu tangkis sejak bangku jenjang TK. Awalnya ia dan istri hanya sebatas mengenalkan olahraga tepok bulu.

"Putri saya suka karena juga melihat mamanya bermain bulu tangkis. Mamanya memiliki prestasi meraih medali emas SEA Games 2011. Akhirnya dia termotivasi dari mamanya," ungkapnya.

Sebagai orang tua ia tentu berkeinginan agar putrinya dapat terus berkembang serta bisa masuk ke klub bulu tangkis PB Djarum. Terlebih bergabung dengan klub yang bermarkas di Kudus merupakan keinginan buah hatinya.

"Harapannya kepada putri saya, tentunya ya bisa masuk dan bisa bergabung di PB Djarum. Kemudian harapan saya untuk PB Djarum bisa terus berkembang dan terus melahirkan atlet-atlet kelas dunia," imbuhnya.

Pada pengumuman Audisi Umum PB Djarum 2026 ini, nama Syarifah Adshila Nugroho dari KU-12 Putri dinyatakan lolos ke tahap karantina. Ia masuk ke dalam 36 nama yang melaju ke tahap karantina.

Sebanyak 36 atlet hasil audisi di Kabupaten Kudus dinyatakan lolos ke tahap karantina. Mereka terdiri dari 18 atlet putra dan putri yang lolos melalui jalur turnamen di tiga kelompok usia yakni U-11, KU 11 dan KU 12 baik putra dan putri. Sementara 18 atlet lainnya memperoleh Super Tiket berdasarkan hasil pemantauan Tim Pencari Bakat PB Djarum.