Tentang Debut Daniel Wenas Bersama Timnas Basket Indonesia

Laga antara Indonesia versus Timor Leste pada ajang test event cabang olahraga (cabor) basket 5 on 5, yang berlangsung di Hall A Basket Gelora Bung Karno, Kamis (8/2/2018), menjadi laga perdana seorang Daniel Timothy Wenas bersama Timnas Basket Indonesia.
Pemain kelahiran 8 Agustus 1992 tersebut, memang baru kali ini dipanggil untuk memperkuat Timnas Basket di tingkat senior. Sebelumnya, Wenas hanya memperkuat Indonesia di ajang kompetisi antar-pelajar, seperti Asean University Games dan Asean School Games.
Bersama 11 nama lain, Wenas dipanggil oleh Fictor Gideon Roring, untuk mengikuti test event ini sebagai salah satu rangkaian seleksi untuk Asian Games pada Agustus mendatang.
Adapun, soal pemanggilannya memperkuat Timnas ini terbilang cukup tepat, karena performa Wenas sedang impresif di Indonesian Basketball League (IBL) musim 2017/18. Apalagi, Ito--sapaan akrab Fictor Roring--memang memfokuskan pemilihan pemain berdasarkan penampilan mereka di IBL.
Di musim ini, Wenas semakin dipercaya oleh Johanis Winar, selaku pelatih Pelita Jaya, dan telah berhasil menembus skuat utama. Dari 14 laga yang sudah ia jalani, Wenas rata-rata bermain selama 23,12 menit, dengan rata-rata memasukkan 6,43 poin, 2,79 assist, dan 5,14 rebound per laga.
Bagi Wenas sendiri, ia sudah menargetkan diri untuk bisa dipanggil memperkuat Timnas Basket sebelum IBL musim ini dimulai. Itulah mengapa, Wenas tampil semaksimal mungkin untuk mewujudkan targetnya tersebut.
"Target pasti dari dulu pengin banget main di Timnas Senior. Dari awal musim ini sudah punya target tembus skuat Asian Games dan seterusnya," kata Wenas saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Kamis (8/2).

Di lain sisi, dengan bergabungnya Wenas di Timnas ini menjadi ajang reuninya bersama Ito. Karena Wenas pernah dilatih langsung olehnya saat masih memperkuat Garuda Bandung pada musim 2015 silam. Meski dilatih di Timnas, Wenas berujar tidak ada perbedaan cara melatih yang ditunjukkan oleh Ito selama proses latihan, sehingga tak ada kesulitan baginya untuk mengikuti program.
Pun bagi Wenas, tak ada ada kesulitan berarti dalam beradaptasi dengan rekan-rekan barunya di Timnas. Terlebih beberapa pemain lain dari Pelita Jaya juga terpilih, seperti Xaverius Prawiro, Respati Ragil Pamungkas, dan Adhi Pratama. Namun, Wenas tak menampik masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki.
"Kami sudah kenal lama sebelumnya. Banyak yang sudah pernah main bareng, jadi enggak terlalu sulit. Paling, sih, ke depannya lebih mengenal cara main mereka lebih dalam lagi," imbuhnya.
"Hanya Arki (Wisnu), Jamarr Andre (Johnson), dan Avan Seputra yang belum pernah main bareng. Tapi enggak masalah, kita sudah saling kenal di luar (pertandingan)."
Laga perdana Wenas sendiri berakhir memuaskan, karena Indonesia berhasil meraih kemenangan dengan skor meyakinkan 135-30. Wenas sendiri tampil cukup apik dengan menyumbangkan tujuh poin dan dua assist, serta tujuh rebound dari 16,5 menit kesempatan bermain yang diberikan.
Kendati demikian, Wenas masih merasa belum maksimal di laga tersebut dan ingin memperbaiki beberapa hal jelang laga melawan India, Jumat (9/2) mendatang.
"Tembakan tripoin masih kurang. Harus lebih agresif lagi untuk bantu rebound, karena besok lawanya India yang punya size lebih besar. Terus paling mematangkan game plan dan praktinya, karena kami baru kumpul beberapa hari dan belum terlihat di gim tadi karena (kualitas) lawannya di bawah kita," ungkap Wenas.
India sendiri merupakan lawan yang dianggap kuat oleh Ito, karena terakhir kali Indonesia bisa mengalahkan India terjadi pada 2011 silam. Terlebih, India hanya kalah tipis 75-79 dari Thailand di laga kedua test event hari ini.
Well, dengan modal apik di laga perdana, menarik dinantikan bagaimana performa Indonesia dan tentunya Daniel Wenas di laga melawan India.
