Tyson Fury Bisa Raup Rp 1,8 T, Bayaran Terbesar Dunia Tinju, Ini Syaratnya
·waktu baca 2 menit

Tyson Fury tampaknya bisa terus memupuk pundi-pundi kekayaan. Teranyar, bintang tinju berjuluk The Gypsy King itu dikabarkan bisa meraup 100 juta pounds (sekitar Rp 1,8 triliun) dengan syarat tak jadi pensiun.
Fury baru saja mengalahkan Dillian Whyte di Wembley, Inggris, pada Sabtu (23/4). Duel tinju itu berlangsung 6 ronde dan dimenangi oleh Fury. Fury menang TKO dan sukses mempertahankan titel Kelas Berat WBC and The Ring.
Setelah kemenangan itu, Fury mengumumkan pensiun karena janjinya kepada sang istri, Paris. Akan tetapi, belum lama setelah pengumuman tersebut, petinju 33 tahun itu digoda uang dalam jumlah banyak.
Menurut pemaparan The Sun, para ahli mengatakan bahwa Fury bisa mengantongi bayaran terbesar dalam sejarah tinju jika membatalkan rencana pensiun dan melakukan duel untuk meraih sabuk lain. Besaran uangnya digadang-gadang sebesar Rp 1,8 triliun.
Paris tampak memberi kode bahwa Tyson Fury bisa saja kembali bertinju setelah mengalahkan Dillian Whyte. Namun, itu jika Fury memang ingin menyatukan titel yang dimilikinya sekarang dengan titel lain, bukan karena uang.
“Saya ingin dia pulang sekarang. Dia tidak punya apa-apa lagi untuk dibuktikan, itu intinya," kata Paris, dikutip dari The Sun.
“Jika dia memiliki sesuatu yang tersisa untuk dilakukan, saya akan mengatakan 'Ya Tyson, lakukanlah'. Jadi, kecuali dia benar-benar ingin bertinju dan jika dia hanya melakukannya demi uang atau ketenaran, dia tidak membutuhkan itu."
"Saya tahu dalam hati saya, saya pikir satu-satunya alasan Tyson akan kembali adalah untuk pertarungan unifikasi," tandasnya.
Promotor tinju Barry Hearn menanggapi soal kemungkinan Tyson Fury akan mendapatkan lebih dari Rp 1,8 triliun jika dia kembali dari masa pensiun.
“Cukup [merasa puas] adalah kata yang lucu dalam tinju kelas berat. Saya telah melihat begitu banyak comeback selama bertahun-tahun. Orang yang punya sandwich selalu menginginkan steak,” jelasnya.
