Valentino Rossi Ketuaan untuk Balapan di MotoGP

Valentino Rossi disebut-sebut akan mengalami kesulitan di MotoGP 2021. Bukan karena menunggangi tim satelit Yamaha, melainkan karena usianya yang terlalu tua.
Pasalnya, usia Rossi akan genap 42 tahun besok, Selasa (16/2). Di kelas utama sendiri, ia sudah mengaspal selama 21 musim. Pertama kali dengan Honda pada tahun 2000.
Kini pembalap asal Italia tersebut akan membela Petronas Yamaha SRT. Tempatnya di tim pabrikan digantikan oleh juniornya, Fabio Quartarao.
Melawan banyak pembalap muda saat memasuki usia senja pasti tidak akan mudah. Ia sendiri belum mengangkat trofi juara dunia lagi sejak musim 2009.
Mantan pembalap MotoGP dan Superbike, Marco Melandri, membenarkan hal itu dan menambahkan jika Rossi sebaiknya tak memaksakan diri.
"Pastinya (terlalu tua), meskipun itu sulit diterima. Tapi dia harus jujur pada diri sendiri. Tak baik bila terus memaksakan diri dan tidak menjadi lebih baik," ungkap Melandri dikutip dari Speedweek.
"Pebalap saat ini di usia 20 tahun adalah generasi yang berbeda. Dia memiliki gaya mengemudi, tingkat kebugaran, dan pikiran yang berbeda," sambungnya.
Sinar The Doctor memang semakin redup seiring bertambahnya usia. Terakhir berjaya pada 2009 saat memenangkan gelar kesembilannya. Sampai saat ini, ia gagal menambah titel juaranya.
Selama periode tersebut, Rossi kalah mentereng dari nama-nama top lain seperti Jorge Lorenzo, Casey Stoner, Marc Marquez, hingga Joan Mir di tahun lalu. Prestasi terbaiknya adalah menjadi runner up di musim 2014, 2015, dan 2016.
Pembalap asal Italia itu sebetulnya paham dengan kondisinya, menua dan tanpa juara. Namun Rossi mengaku akan terus berusaha.
"Jauh lebih sulit untuk berhenti daripada melanjutkan dengan buruk. Lawan nyata pembalap adalah waktu, anda tidak bisa mengulur waktu," ujar Rossi dikutip dari Speedweek.
"Waktu selalu bergulir. Seorang pembalap harus menerima itu dan kehidupan selanjutnya akan berubah," lanjutnya.
****
