Valtteri Bottas Rajai Formula 1 GP Jepang

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aksi Bottas di GP Suzuka Foto: REUTERS/Issei Kato
zoom-in-whitePerbesar
Aksi Bottas di GP Suzuka Foto: REUTERS/Issei Kato

Formula 1 GP Jepang 2019 tetap digelar meski Negeri Sakura menanggung duka. Teraktual, Topan Hagibis memakan setidaknya 18 korban jiwa. Hormat, simpati, dan doa para pebalap diberikan kepada mereka yang bertarung melawan kehilangan, untuk mereka yang enggan tunduk di hadapan kesusahan.

Pada akhirnya Mercedes berjaya di Sirkuit Suzuka pada Minggu (13/10/2019). Valtteri Bottas menuntaskan balapan di podium puncak. Scuderia Ferrari bukannya tidak naik podium. Sebastian Vettel ada di posisi kedua. Namun, siapa pun tahu bahwa tempat teratas itulah incaran Ferrari.

Agaknya ini bukan hari yang baik-baik amat buat Lewis Hamilton Penggawa Mercedes ini menyelesaikan balapan di posisi ketiga. Akan tetapi, tetap saja Mercedes bersukacita karena Bottas kelewat tangguh sehingga berhak naik ke puncak.

Charles Leclerc yang melakoni empat balapan terakhir usai jeda musim panas dengan impresif, kali ini merutuk kesal. Jangankan podium pertama, posisi tiga besar pun tidak berhasil ia amankan. Ia terdampar di posisi keenam.

X post embed

Pole position tidak menjadi jaminan bahwa Vettel akan selalu memimpin di sepanjang balapan. Baru di lap pertama, posisi terdepan berhasil direbut oleh Bottas.

Crash sudah menghantui Ferrari juga pada lap pertama. Leclerc dan Verstappen saling menyenggol beberapa saat setelah start. Mobil Verstappen sempat terlempar ke luar lintasan meski pada akhirnya ia kembali membalap, sedangkan Leclerc mengalami kerusakan pada sayap kirinya.

Namun, Sirkuit Suzuka adalah sirkuit yang betul-betul ingin ditaklukkan Leclerc. Kehilangan kekal yang menimpanya lahir dari rahim Sirkuit Suzuka. Leclerc tetap melaju melawan kenangan suram, mengabaikan kerusakan walau balapannya tak akan mudah.

X post embed

Bottas tangguh sejak awal balapan. Vettel belum berhasil menggeser Bottas dari posisi terdepan hingga lap kedelapan. Situasi kian genting karena Hamilton mengancam dari posisi ketiga. Ia berjarak sekitar 2,245 detik dari Vettel.

Sial bagi Leclerc karena posisinya sangat jauh dari wilayah aman. Bayangkan, pebalap Monako ini terdampar hingga urutan 17.

Meski demikian, ia berhasil menyalip Verstappen pada lap 19 dan menyegel posisi ke-16. Leclerc agaknya memberikan kesulitan berlipat pada Verstappen di balapan ini.

Hingga lap 10, posisi lima besar diisi oleh Bottas, Vettel, Hamilton, Carlos Sainz, dan Alexander Albon. Dua nama yang disebut terakhir cukup jarang menikmati lima besar di setiap balapan.

Verstappen tentu tidak menjadi 'korban' terakhir Leclerc. Pada lap ke-14, giliran Kimi Raikkonen yang gigit jari karena berhasil disalip. Leclerc memang belum berhasil naik ke papan atas. Namun, setidaknya ia berhasil beranjak hingga posisi 14.

Ferrari dalam keadaan bahaya. Pada lap 18, tidak ada lagi pebalap mereka yang masuk tiga besar. Hamilton dan Bottas menjaga dua posisi puncak, sedangkan Sainz di urutan ketiga.

Vettel? Oh, dia masih tercecer di posisi keempat.

Balapan F1 GP Suzuka. Foto: REUTERS/Issei Kato

Posisi Ferrari memang sudah membaik ketika balapan menyisakan 23 lap lagi. Vettel berhasil mengamankan posisi kedua mengasapi Hamilton yang lebih lambat 4,5 detik darinya.

Masalahnya, jarak Vettel dan Bottas cukup jauh, sekitar 10 detik. Performa Bottas sejak awal balapan sangat stabil sehingga tidak sekalipun ia kehilangan posisi terdepan, setidaknya hingga lap 30.

Yang menggembirakan sejauh ini adalah Albon dan Sainz. Albon cukup anteng di urutan keempat, sementara Sainz ada di posisi kelima. Namun, keduanya berjarak sangat jauh, sekitar 24 detik.

Leclerc dan Pierre Gasly beradu sengit di lap 34. Leclerc mengincar posisi keenam yang untuk sementara masih menjadi milik Gasly. Selisih waktu 0,3 detik mengisyaratkan itu bukan perkara mustahil bagi Leclerc. Tepat di awal lap 35, Leclerc berhasil mengamankan urutan keenam.

Kini yang menjadi tugasnya adalah mengejar Sainz dan Albon supaya bisa masuk ke empat besar dan berada di 'habitat' yang biasa ia tempati setelah jeda musim panas 2019. Akan tetapi, menyingkirkan Sainz yang unggul sekitar lima detik itu tidak semudah membicarakannya.

Leclerc belum beranjak dari urutan keenam hingga lap 46. Situasi malah memburuk. Sainz bahkan unggul 29 detik atas pebalap 21 tahun itu di lap 49. Barangkali ini memang bukan harinya Leclerc.

Kejutan tetap ada di Albon. Sampai lap 49, ia masih sanggup menjaga posisi keempat. Menariknya, jaraknya dengan Hamilton sangat jauh. Keduanya berselisih sekitar 45 detik.

Tiga lap terakhir tentu menjadi duel sengit. Hamilton berupaya menyalip Vettel yang hingga kini memegang posisi kedua. Jarak 0,6 detik sepertinya tidak mustahil untuk dilampaui Hamilton.

Di tengah-tenga duel sengit Hamilton dan Vettel, yellow flag dikibarkan. Sergio Perez mengalami crash karena kehilangan keseimbangan.

Cerita balapan tidak berubah. Hamilton tidak berhasil membawa Mercedes menyegel dua tempat teratas. Bottas tetap menjadi pemenang, Vettel berstatus runner up, sedangkan Hamilton menutup tiga besar.

X post embed