Wabah Corona: NBA Berpotensi Ditunda hingga Juni

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komisioner NBA, Adam Silver, memperkenalkan trofi NBA All-Star MVP dengan nama Kobe Bryant. Foto: Aditia Rizki Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Komisioner NBA, Adam Silver, memperkenalkan trofi NBA All-Star MVP dengan nama Kobe Bryant. Foto: Aditia Rizki Nugraha/kumparan

Wabah virus corona yang sudah ditetapkan sebagai pandemik global membuat NBA 2020 terancam ditunda lebih lama. Sebelumnya, Komisioner NBA, Adam Silver, sudah mengumumkan bahwa jalannya NBA ditangguhkan selama 30 hari atau hingga pertengahan April.

Pada pekan lalu, NBA resmi menangguhkan jalannya kompetisi usai pemain Utah Jazz, Rudy Gobert, positif terkena corona. Beberapa hari setelahnya, rekan satu tim Gobert, Donovan Mitchell, juga positif terjangkit virus corona.

Namun, ESPN melaporkan bahwa waktu penangguhan ini bisa berlanjut hingga bulan Mei atau Juni berdasarkan rekomendasi yang diberikan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat.

X post embed

Menilik kasus corona yang semakin mewabah di Amerika Serikat, CDC memberi rekomendasi agar tidak ada event atau pertemuan yang melibatkan 50 orang atau lebih selama delapan pekan ke depan.

Jika NBA benar-benar ditangguhkan lebih lama, masalah lain yang bakal dihadapi oleh setiap tim adalah soal keuangan karena tidak adanya pemasukan, baik itu dari penonton, hak siar, atau penjualan merchandise.

Di lain sisi, ESPN melaporkan bahwa NBA saat ini tengah menyiapkan tiga skenario utama: Memberhentikan musim, memulai kembali pertandingan dengan tanpa penonton, atau langsung melanjutkan musim ke babak play-off yang bisa disaksikan penonton.

Pertandingan NBA antara New Orleans Pelicans dan Portland Trail Blazers. Foto: USA Today/Reuters/Derick E. Hingle

Dari tiga skenario tersebut, NBA disebut tengah menggodok rencana menggelar pertandingan tanpa penonton. Namun, laga akan digelar di luar markas utama sehingga setiap diminta untuk mencari arena dengan kapasitas lebih kecil.

Meski berada di kondisi sulit karena wabah corona, Silver tetap optimistis bahwa jalannya NBA 2020 masih bisa dilanjutkan kendati mengalami penangguhan selama satu bulan atau lebih.

"Bahkan jika kita menunda selama satu bulan, jika kita menunda selama enam minggu, kita masih bisa memulai kembali musim. Itu mungkin berarti partai final berlangsung pada Juli atau akhir Juli. Saya merasa terlalu dini untuk mengatakan bahwa kita tak bisa melanjutkan musim ini," ujar Silver dilansir CBS Sports.