Wakil Indonesia Ikut MMA Fight Academy, Tak Gentar Lawan Petarung Asing

kumparanSPORTverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para petarung Indonesia yang akan diberangkatkan MOLA ke Amerika Serikat. Foto: Soni Insan Bagus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Para petarung Indonesia yang akan diberangkatkan MOLA ke Amerika Serikat. Foto: Soni Insan Bagus/kumparan

Para petarung Indonesia diberangkatkan Mola ke Amerika Serikat untuk mengikuti MMA Fight Academy. Nantinya, mereka mereka juga akan dipertemukan dengan petarung-petarung dari berbagai negara.

Total, ada 13 petarung yang diberangkatkan oleh Mola ke San Diego, Amerika Serikat. Satu di antaranya adalah petarung yang berasal dari Vietnam, sementara 12 lainnya adalah bakat-bakat Indonesia. Mereka sebelumnya menjalani proses seleksi di Bali.

Salah satu petarung Indonesia yang diberangkatkan, Frans Lincoln, mengaku siap menjalani rangkaian agenda di MMA Fight Academy. Ia juga tak gentar bila nantinya dipertemukan dengan petarung dari belahan dunia lain.

''Kalau untuk teknik dan skill, kami bisa dibilang imbang. Indonesia itu kalahnya di vitamin dan body [ukuran tubuh],'' kata Frans ketika ditemui kumparan di Kantor Mola, Jakarta.

Ilustrasi bela diri: ANTARAFOTO/Agvi Firdaus

''Di San Diego dingin, suhu tubuh mereka [petarung dari negara lain] sudah terbiasa di banyak musim. Di sini, adaptasinya masih kurang. Kalau soal skill kami enggak kayak mereka, pasti enggak terpilih [untuk berangkat],'' tambahnya.

Frans Lincoln juga tak menampik bahwa dirinya masih mengalami grogi jelang MMA Fight Academy. Namun, ia menjelaskan bahwa itu adalah hal normal bagi seorang petarung.

''Semua petarung pasti merasakan nervous [beberapa hari sebelum pertandingan]. Mau sehebat apa pun, kalau sudah menjelang duel pasti susah tidur. Tapi, kalau sudah di dalam [area duel] pasti lepas,'' jelasnya.

embed from external kumparan