Wenger "Out"

kumparanSPORTverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Spanduk yang dibawa fans Arsenal (Foto: Lee Smith/REUTERS)
zoom-in-whitePerbesar
Spanduk yang dibawa fans Arsenal (Foto: Lee Smith/REUTERS)

Spanduk yang terpampang pada laga Liverpool vs Arsenal itu setidaknya sudah cukup menggambarkan kondisi Arsenal saat ini. Bergejolak karena sang pelatih, Arsene Wenger, tak kunjung menuntaskan dahaga gelar juara.

Praktis, sejak memenangi gelar Premier League pada musim 2003/04, tak ada lagi yang bisa dibanggakan dari kepemimpinan Arsene Wenger. Selama 13 tahun--dengan musim ini yang masih berjalan--tanpa gelar Premier League atau Liga Champions terasa sudah cukup bagi fans The Gunners.

Mereka menuntun diadakannya revolusi di kursi kepelatihan. Karier Wenger bersama klub asal London Utara dianggap sudah mentok. Sudah saatnya juru latih asal Prancis itu angkat kaki dari Emirates Stadium.

Kebetulan, kontrak pria 67 tahun itu bersama Arsenal akan habis pada akhir musim ini. Wenger pun belum menandatangani perpanjangan kontraknya yang dimulai sejak 1996 silam. Kontraknya akan jatuh tempo pada April mendatang.

Seperti diketahui, kekalahan 1-5 atas Bayern Muenchen di leg I babak 16 besar Liga Champions memantik kembali api dalam sekam akan pemecatan Wenger. Baru saja, tim "Gudang Peluru" dikandaskan Liverpool dengan skor 1-3.

Tanggapan Wenger?

"Apapun yang terjadi saya tetap akan melatih musim depan. Apakah di sini (Arsenal) atau tempat lain, yang pasti saya tetap melatih," ujar Wenger mengomentari tekanan yang berada di pundaknya saat ini, seperti dilansir AP.

Beban berat memang dirasakan Wenger dari tahun ke tahun sejak Thierry Henry mengangkat trofi Premier League. Apalagi, di tangan Wenger, Arsenal telah tersingkir tujuh kali secara berturt-turut pada babak 16 besar Liga Champions. Ya, beruntun.

"Meskipun saya pergi, Arsenal tak akan memenangkan setiap pertandingannya di masa yang akan datang. Anda harus menerima kenyataan itu. Sama sakitnya seperti menerima kekalahan," ucapnya.

Wenger punya cerita dengan Chelsea. (Foto: Dean Mouhtaropoulos/Getty Images)
zoom-in-whitePerbesar
Wenger punya cerita dengan Chelsea. (Foto: Dean Mouhtaropoulos/Getty Images)

Pemilik Arsenal Stan Kroenke pernah menyatakan bahwa pihaknya sangat mempercayai Wenger. Akan tetapi, pada saat bersamaan, para fans juga terus menyuarakan untuk memecat Wenger.

"Itu perdebatan abadi, dan mengecewakan sekali. Apa yang penting bagi klub sebenarnya adalah membuat keputusan tepat untuk masa depannya," kata Wenger.

"Saya peduli dengan klub ini dan saya peduli dengan masa depannya. Saya pikir penting untuk selalu berhubungan dengan orang yang tepat. Apakah saya atau orang lain?" tandasnya.

Menilik jatuh tempo kontraknya pada April mendatang, menarik ditunggu apakah Wenger akan kembali membubuhkan tanda tangannya? Atau justru Arsenal yang tak akan pernah menyodorkan hitam di atas putih lagi kepada Wenger?