Westbrook Tegaskan Tak Ada Perselisihan dengan Harden

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dua bintang Houston Rockets, James Harden & Russell Westbrook.  Foto: Troy Taormina-USA TODAY Sports
zoom-in-whitePerbesar
Dua bintang Houston Rockets, James Harden & Russell Westbrook. Foto: Troy Taormina-USA TODAY Sports

Ada pemandangan menarik pada pertandingan NBA 2019/2020 antara Houston Rockets dan Milwaukee Bucks, Jumat (25/10/2019) pagi WIB. Dua bintang Rockets, James Harden dan Russell Westbrook, terlibat perdebatan yang cukup panas kala pertandingan berlangsung.

Ketika laga baru memasuki pertengahan kuarter pertama, Harden terlihat meminta Westbrook untuk melakukan sesuatu. Namun, Westbrook tampak menggelengkan kepalanya, barangkali tidak setuju dengan apa yang dikatakan Harden.

Dari situ, banyak yang menduga bahwa ada tensi di antara kedua pemain itu. Namun, Westbrook mementahkan anggapan tersebut. Eks penggawa Oklahoma City Thunder itu menyatakan bahwa adanya perdebatan tak berarti ia dan Harden bertengkar.

“Begini, perdebatan itu ada karena kami memang membicarakan sesuatu. Namun, jangan terlalu berlebihan,” kata Westbrook, per laporan jurnalis ESPN, Tim MacMahon.

embed from external kumparan

Oke, mungkin tak ada tensi lebih di antara keduanya. Namun, perdebatan antara Harden dan Westbrook itu boleh jadi semakin memantapkan pandangan beberapa orang bahwa kedua pemain ini tak dapat disatukan.

Ya, tipe Westbrook dan Harden bisa dibilang serupa—mereka adalah pebasket yang gemar menguasai bola. Harden merupakan pemain yang mampu mengkreasikan tembakannya sendiri. Sementara, catatan Westbrook di Oklahoma City Thunder—timnya sebelum Rockets—tentu berbicara mengenai permainannya yang individualistis cenderung egoistis.

Per catatan situsweb resmi NBA, Harden menjadi pemain dengan rata-rata waktu penguasaan bola per laga tertinggi di NBA 2018/2019. Westbrook, yang musim itu masih bermain di Thunder, berada tiga tingkat di bawah Harden.

Dari situ, banyak yang menduga bahwa keduanya tak akan nyetel, bahkan tidak bisa akur di lapangan.

Dua bintang Houston Rockets, James Harden & Russell Westbrook. Foto: Troy Taormina-USA TODAY Sports

Meskipun begitu, perlu diketahui juga bahwa Harden dan Westbrook adalah sobat karib. Mereka berdua (bersama Kevin Durant) sempat menjadi tulang punggung Thunder di awal 2010an.

Tak sampai di situ, persahabatan Westbrook dan Harden rupanya sudah keduanya masih berusia 10 tahun. Hal ini diakui Harden dalam wawancara bersama GQ.

Nah, berdasarkan kenyataan tersebut, Westbrook menegaskan bahwa tak ada orang yang bisa merusak hubungannya dengan Harden.

“Seperti yang saya bilang, tak ada orang di dunia ini, termasuk media, yang bisa merusak hubungan kami, karena kami sudah bersama begitu lama.”

Apa yang terjadi setelah adanya perdebatan itu menjadi bukti dari ucapan Westbrook. Per laporan jurnalis The Athletic dan insider Rockets, Alykhan Bijani, Harden tampak begitu gembira ketika Westbrook menciptakan poin atau assist. Begitu juga sebaliknya.

embed from external kumparan

Sayangnya, Rockets mesti takluk di akhir pertandingan. Penampilan luar biasa bintang Bucks, Giannis Antetokounmpo, membuat Harden dkk. kalah dengan skor 111-117.

Harden pribadi tak tampil memuaskan. Terlepas dari 19 poin dan 14 assist yang diciptakannya, MVP NBA 2017/2018 itu hanya mampu memasukkan dua dari 13 tembakan yang ia buat.

Sementara, Westbrook tampil cukup oke. Pria yang berposisi sebagai point guard itu mampu menciptakan 24 angka plus 16 rebound.

Seusai pertandingan, Harden melontarkan pujian kepada sahabatnya itu. Selain itu, Harden juga menegaskan bahwa musim masih panjang dan timnya akan segera bangkit.

“Semua orang bisa melihat bahwa Westbrook benar-benar luar biasa. Namun, ini adalah pertandingan pertama. Kami tak akan terlalu memikirkan ini. Bahkan, kalau kami menang, kami mungkin tak akan terlalu gembira,” kata Harden.