Kisah Ayu Windy Tenunikat Berhasil Masuk ke Berbagai Pameran Berkat Pertamina

Program pendampingan UMKM yang dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) terus mendorong pelaku usaha lokal meningkatkan daya saingnya. Berkat pembinaan yang diterima selama empat tahun terakhir, Ayu Windy Tenunikat kini semakin berkembang dan memperoleh kesempatan tampil dalam berbagai pameran nasional untuk memperluas pasar produknya.
Sang pemilik, Ayu Windy, mengatakan usahanya bergerak di bidang fesyen dengan mengangkat kain tradisional Bali, khususnya kain endek.
“Selain baju kita produksi produk turunannya seperti ada tas, ada sarung bantal, ada saput udeng juga, ada sepatu,” kata Ayu saat ditemui kumparan di Pameran Kriyanusa 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Sabtu (26/9).
Ayu mengatakan dirinya bersyukur mendapat pembinaan dari Pertamina. Selama menjadi mitra binaan, Ayu telah tiga kali diajak mengikuti pameran oleh Pertamina, yakni pameran ekspor-impor, INACRAFT, dan Kriyanusa 2026.
“Ini Ayu Windy yang ketiga kali diajak pameran sama Pertamina. Jadi Pertamina itu sangat berjasa sekali selama ini terhadap Ayu Windy,” sebut Ayu.
Menurutnya, dukungan Pertamina memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha karena membuka kesempatan bagi Ayu Windy Tenunikat untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam Kriyanusa 2026 yang menjadi pengalaman pertama Ayu Windy Tenunikat mengikuti pameran tersebut.
“Dampaknya sih, pasti berdampak ya. Semoga Ayu Windy bisa perkenalkan kain Bali ke orang-orang,” tutur Ayu.
Ia melanjutkan, Ayu Windy Tenunikat hingga kini belum melakukan ekspor. Kata Ayu, ekspor membutuhkan kapasitas produksi dalam jumlah besar dengan waktu pengerjaan yang cepat, sementara proses pembuatan kain endek masih dilakukan melalui penenunan sehingga membutuhkan waktu.
Kendati demikian, ia mengatakan akan selalu terbuka untuk melakukan ekspor mengingat Pertamina juga memberikan banyak akses untuk perluas pasar ke luar negeri terhadap seluruh UMKM binaan.
“Kita dikasih permodalan, pelatihan-pelatihan. (Dibuka akses ekspor) Iya itu termasuk,” imbuh Ayu.
Untuk produk Ayu Windy Tenunikat sendiri, pakaian menjadi salah satu produk yang paling banyak diminati. Segmen pasarnya banyak berasal dari instansi pemerintahan yang membutuhkan pakaian seragam. Ke depan, Ayu Windy Tenunikat berharap dukungan Pertamina dapat membantu memperkenalkan kain tradisional kepada masyarakat yang lebih luas.
Sementara itu, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa Pertamina terus mendorong kemandirian UMKM.
"Program pendampingan UMKM merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas usaha, peningkatan daya saing, dan penciptaan peluang pertumbuhan yang berkelanjutan. Kami berharap para pelaku UMKM dapat terus berkembang, naik kelas, dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah," kata Baron.
