Kumparan Logo

Pertamina Bantu UMKM Ilham Bahari Ekspor Produk Wastra hingga Los Angeles

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemilik Ilham Bahari, Bilal saat mengikuti Pameran Kriyanusa 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Sabtu (26/9). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pemilik Ilham Bahari, Bilal saat mengikuti Pameran Kriyanusa 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Sabtu (26/9). Foto: Dok. Istimewa

Dari pasar lokal, produk UMKM binaan Pertamina kini merambah ke pasar internasional. Ilham Bahari, merek yang mengangkat produk wastra khas Palembang, berhasil memperluas pasar hingga ke sejumlah negara dengan dukungan PT Pertamina (Persero). Brand yang telah berdiri lebih dari 15 tahun ini menjadi mitra binaan Pertamina selama hampir delapan tahun.

Pemilik Ilham Bahari, Bilal, mengatakan perkembangan bisnisnya semakin pesat sejak mendapat pendampingan dari Pertamina.

“Kita grow up dari awal tuh di tangan Pertamina. Diajak ke expo, dikirim ke luar negeri, dan semua berawal dari Pertamina yang mengadakan,” sebut Bilal saat ditemui kumparan di Pameran Kriyanusa 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Sabtu (26/9).

Bilal menyatakan, sejumlah produk Ilham Bahari telah dipasarkan ke berbagai negara, termasuk Los Angeles di Amerika Serikat (AS), Dubai, Malaysia, dan Australia. Ekspansi ke pasar internasional mulai dilakukan setelah pandemi COVID-19.

Katanya, peluang ekspor datang melalui berbagai jalur. Salah satunya ketika seorang duta besar membeli produk di tokonya dan kemudian menawarkan kerja sama.

“Ada juga dari kalau Pertamina, ada expo di Dubai. Dan itu kita membawa produk kita dan langsung dibeli untuk dipamerkan di sana. Ada juga dari Los Angeles yang meminta kita untuk membuka, ngisi barang di sana,” jelas Bilal.

Ia melanjutkan, dukungan Pertamina juga mencakup fasilitasi akses kepada calon pembeli internasional serta pengurusan hak kekayaan intelektual (HAKI) untuk brand Ilham Bahari. Melalui berbagai kegiatan dan jejaring yang dibangun Pertamina, Ilham Bahari juga berkesempatan bertemu dengan sekitar 15 calon pembeli internasional.

“Ini semua berkat Pertamina,” sebut Bilal.

Bilal pun menilai pendampingan Pertamina memberikan perbedaan signifikan terhadap perkembangan bisnisnya. Sebelum menjadi mitra binaan Pertamina, Ilham Bahari masih dalam tahap merintis dan belum memiliki HAKI. Pengembangan kapasitas saat itu juga masih dilakukan melalui pelatihan-pelatihan umum.

“Sebelum Pertamina kita masih meraba-raba. Maksudku kita masih belum ada HAKI, masih ikut pelatihan-pelatihan yang biasa. Grow up-nya berkembang, cuman lambat,” ucap Bilal.

Sementara setelah menjadi mitra binaan, akses pasar, pelatihan, hingga kesempatan mengikuti berbagai ajang internasional membuat perkembangan usaha menjadi lebih cepat.

“Tapi juga kita dikasih pelatihan sehingga barang kita tuh kalau dibawa keluar, udah nggak malu-maluin. Jadi jauh banget perkembangannya,” sebut Bilal.

Produk yang ditawarkan Ilham Bahari juga beragam, mulai berbagai jenis wastra Palembang, seperti kain tenun, songket, hingga jumputan. Selain kain, merek ini juga mengembangkan produk siap pakai yang dapat digunakan sebagai pakaian sehari-hari.

Sementara itu, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan Pertamina terus mendorong UMKM naik kelas melalui program pendampingan yang dilakukan.

"Melalui pendampingan yang dilakukan, Pertamina hadir untuk membuka peluang, memperkuat kapasitas, dan mendorong UMKM lokal agar mampu naik kelas serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat," kata Baron.