10 Tempat yang Wajib Dikunjungi saat Wisata ke Kepulauan Riau

Batam, Bintan, dan Tanjungpinang yang berada di Kepulauan Riau atau Kepri merupakan lokasi wisata cross border yang diunggulkan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar).
Kemenpar menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri tahun 2017 ini menjadi sebesar 3.250.000, dengan kenaikan sebesar 62% dari tahun sebelumnya. Salah satu program yang dilakukan oleh Kemenpar untuk meningkatkan jumlah wisman cross border ke Kepri adalah promo hot deals corss border tourism yang dilakukan sejak Agustus hingga November 2017 ini di Malaysia dan Singapura.
Lalu, apa saja tempat wisata yang bisa dikunjungi di Kepulauan Riau? kumparan (kumparan.com) merangkum 10 objek wisata di Kepri yang wajib dikunjungi. Berikut daftarnya:
1. Kampung Vietnam di Pulau Galang

Pulau Galang, Batam cukup terkenal karena ada obyek wisata Kampung Vietnam. Kampung ini merupakan sebuah camp pengungsian yang dibangun saat terjadinya perang saudara di Vietnam pada tahun 1979-1996.
Perang Vietnam ini menjadi perhatian PBB. Melalui UNHCR, PBB meminta kepada Indonesia untuk menampung para pengungsi di Pulau Galang yang kala itu masih kosong tak berpenghuni.
Indonesia lalu mendirikan camp pengungsian lengkap dengan berbagai fasilitas seperti barak-barak, rumah sakit, tempat ibadah, sekolah hingga penjara.
Tempat pengungsian di Pulau Galang ini sekarang menjadi objek wisata dan sejarah kota Batam, karena jaraknya yang relatif dekat dengan pulau Batam sekitar 7 km. Pengungjung bisa melihat sisa-sisa sejarah kehidupan orang Vietnam selama masa pengungsian.
2. Batam City Square dan Nagoya Mall

Bagi Anda yang suka belanja, Batam City Square (BCS) dan Nagoya Mall adalah tempat yang wajib didatangi saat ke Batam. Dua pusat perbelanjaan ini menyajikan beragam kebutuhan dengan harga yang terjangkau.
BCS terletak di Jl. Bunga Raya, Baloi, Batam Kepulauan Riau. Sedangkan Nagoya Mall terletak di Jalan Teuku Umar, Batam. Nagoya Mall yang terkenal dengan istilah "One Stop Shopping And Fun" ini di kelilingi oleh hotel, perkantoran, perbankan, rumah sakit, dan terminal feri.
3. Queen Garden Waterboom
Queen Garden Waterboom adalah waterboom yang cukup menarik untuk dikunjungi saat ke Batam. Queen Garden Waterboom memang sering dipadati oleh pengunjung ketika musim liburan datang.
Waterboom ini terletak di Sadai, Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau. Buka setiap hari dari pukul 08.00-18.00 WIB dengan harga tiket Rp 35 ribu di weekdays dan Rp 55 ribu di akhir pekan.
4. Golden Prawn Batam

Selain obyek wisata pantai, Batam juga terkenal dengan wisata kuliner seafoodnya. Salah satu restoran yang terkenal adalah Golden Prawn Batam yang berlokasi di jalan Bengkong Laut, Pulau Batam.
Golden Prawn terdiri dari dua restoran, yaitu Golden Prawn 933 dan Golden Prawn 555. Letaknya yang berada di pantai menambah keunggulan restoran ini.
Makanan yang disajikan mulai dari kepiting, udang, cumi hingga makanan khas Batam yakni gonggong, sejenis makanan laut berbentuk kerang. Biasanya disajikan setelah direbus dan dimakan menggunakan campuran irisan cabai rawit dan kecap.
5. Lagoi Bay
Pantai di Lagoi Bay, Bintan memiliki pasir putih dan air yang berwarna hijau toska. Pengunjung bisa beraktivitas di pinggir pantai sambil bermain pasir putih.
Pantai Lagoi Bay dekat dengan akses Pelabuhan Pungur Batam-Tanjunguban. Dari Pelabuhan Tanjunguban butuh sekitar 1 jam untuk sampai lokasi.
6. Pulau Beralas Pasir
Pulau Beralas Pasir atau biasa disebut white sands island di Teluk Bakau, Bintan merupakan salah satu obyek wisata favorite wisatawan. Hamparan pasir putih di sepanjang pantai membuat white sands island ini begitu cantik dan menyejukkan mata.
Tidak hanya bermain di pantai, wisatawan juga bisa melakukan snorkling, naik kayak dan berkemah. Ada juga lapangan volly, area memancing dan gazebo untuk beristirahat.
7. Telaga Biru
Telaga biru di desa Busung Bintan bisa menjadi pilihan wisata saat Anda berwisata ke Bintan. Jaraknya sekitar 45 menit berkendaraan dari Tanjungpinang atau 15 menit berkendaraan dari Tanjung Uban.
Telaga biru merupakan bekas galian tambang pasir yang sudah ditinggalkan. Bekas galian pasir di sekitar tambang membuat tempat mejadi telaga dengan airnya yang berwarna biru.
Fasilitas umum untuk para wisatawan ini ada area parker, toilet dan warung-warung kecil bagi pengunjung yang ingin beristirahat sambil mengisi perut.
Selain itu ada juga fasilitas obyek untuk berfoto yang dibuat oleh warga, seperti replika hati untuk pasangan muda mudi yang ingin berfoto bersama.
8. Patung Seribu

Salah satu obyek wisata religi di Tanjungpinang adalah Vihara Ksitigarbha Budhisattva ini juga dikenal dengan nama "Vihara Patung Seribu". Vihara ini dibangun sejak 2010 dan baru diresmikan Februari 2017 lalu oleh Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.
Dilansir dari website Kemendikbud.go.id Vihara Ksitigarbha Bodhisattva yang merupakan tempat beribadah umat Budha kini juga dapat menjadi destinasi wisata religi di Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepulauan Riau.
Pembangunan vihara ini berlangsung selama 14 tahun dan memiliki 500 patung Lohan dengan berbagai wajah dan juga memiliki 40 lebih patung dewa-dewa dalam kepercayaan Budha. Vihara ini termasuk vihara terbesar se-Asia Tenggara setelah China. Vihara ini dikenal oleh masyarakat dengan “vihara 1.000 wajah” karena banyaknya patung di lokasi vihara. Pembuat patung-patung tersebut kabarnya langsung seniman dari Tiongkok.
Vihara Ksitigarbha Bodhisattva terletak persis di sebelah Barat Kota Tanjungpinang . Berjarak kurang lebih sepuluh kilometer dari pusat kota dengan waktu tempuh dua puluh menit.
9. Kelenteng Senggarang
Kelenteng Sun Te Kong di dekat pesisir Senggarang, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Kepri (Kepri) berusia lebih dari 300 tahun.
Kelenteng Sun Te Kong merupakan tempat berkumpulnya warga Tionghoa sebelum menyebar ke seluruh Kepri, Medan, Pekanbaru, Batam dan Jakarta.
10. Pulau Penyengat

Pulau Penyengat adalah sebuah pulau kecil yang berjarak kurang lebih 2 km dari Kota Tanjungpinang. Pulau ini merupakan salah satu obyek wisata di Kepulauan Riau yang banyak dikunjungi wisatawan.
Di pulau ini terdapat banyak peninggalan bersejarah dari Kerajaan Riau. Mulai dari makam-makam para raja hingga bangunan Masjid Raya Sultan Riau yang terbuat dari putih telur. Ada juga makam pahlawan nasional dan bangunan benteng pertahanan.

