3 Alasan Kenapa Harus Rayakan Hari Laki-laki Sedunia

kumparanSTYLEverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
International Mens Day (Foto: Facebook/International Mens Day)
zoom-in-whitePerbesar
International Mens Day (Foto: Facebook/International Mens Day)

Hari Laki-laki Sedunia atau International Men’s Day (IMD) akan dirayakan pada Minggu (19/11) besok. Ini tiga alasan kenapa kamu harus ikut merayakannya, seperti dikutip dari The Telegraph UK, Sabtu (18/11).

1. Isu laki-laki harus diperbincangkan

Salah satu dari banyaknya ironi terkait isu laki-laki ialah, tidak jarang khalayak tutup mulut ketika membicarakan tentang laki-laki. Hal ini karena banyak yang menganggap laki-laki tidak memiliki permasalahan penting untuk dibicarakan.

Dua kasus yang sempat popular yakni ketika Universitas York membatalkan rencananya untuk merayakan IMD, dan ketika anggota parlemen Inggris, Jess Philips menertawakan dipilihnya isu laki-laki sebagai topik diskusi parlemen.

Padahal, laki-laki juga memiliki isu yang tidak kalah pentingnya dibandingkan perempuan. Seperti kurang berprestasinya anak laki-laki dibandingkan anak perempuan di sekolah, satu dari lima laki-laki meninggal sebelum umur 65, hingga mayoritas tunawisma, narapidana dan pengangguran adalah laki-laki.

2. Inklusif bagi siapa saja

Selama bertahun-tahun, beberapa orang menganggap IMD hanya untuk laki-laki kulit putih. Akan tetapi sebenarnya IMD terbuka bagi siapa saja, terlepas dari orientasi seksual, gender, hingga ras. Seperti pada IMD 2016, manajer tinju Kellie Maloney angkat bicara tentang isu transgender, yang mengingatkan kita bahwa IMD menjunjung keberagaman.

3. Kamu bisa menjadi seorang feminis yang mendukung IMD

Tidak sedikit feminis yang menentang IMD dengan mengatakan bahwa setiap hari adalah hari laki-laki. Hingga feminis laki-laki seperti Michael Flood, Michael Kaufman dan Michael Kimmel yang mengajak publik untuk memboykot IMD selama lebih dari satu dekade.

Laki-laki dalam gerakan perempuan. (Foto: Peter/Flickr)
zoom-in-whitePerbesar
Laki-laki dalam gerakan perempuan. (Foto: Peter/Flickr)