4 Taman Nasional Super Cantik yang Jarang Kamu Dengar Namanya

kumparanSTYLEverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Indonesia memiliki 52 taman nasional. (Foto: Dok.  balurannationalpark.web.id)
zoom-in-whitePerbesar
Indonesia memiliki 52 taman nasional. (Foto: Dok. balurannationalpark.web.id)

Bagi kamu para pecinta alam di Tanah Air, berpetualang di alam bebas tentunya merupakan pengalaman yang amat menyenangkan. Beragam aktivitas bisa kamu lakukan, seperti mendaki gunung, panjat tebing, dan lain-lain.

Namun, kegiatan tersebut tentunya merupakan jenis aktivitas yang memiliki intensitas tinggi alias cukup berbahaya. Jika kamu sedang mencari lokasi wisata dimana kamu bisa bersantai sambil mengenal alam bersama keluarga, berkunjung ke taman nasional bisa jadi pilihan yang bisa kamu pertimbangkan.

Sejatinya, taman nasional merupakan kawasan pelestarian alam yang dilindungi oleh pemerintah. Jadi, kawasan alam yang akan kamu jumpai di taman nasional tetap dijaga sebagaimana bentuk aslinya.

Di Indonesia sendiri, terdapat 52 taman nasional yang tersebar di seluruh pelosok nusantara. Enam di antaranya masuk ke dalam Situs Warisan Dunia. Beberapa taman nasional yang amat terkenal adalah Taman Nasional Bunaken, Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Komodo.

Tapi, dalam artikel ini kumparan justru hendak membahas beberapa taman nasional di Indonesia yang jarang atau bahkan belum pernah kamu dengar namanya. Apa saja?

1. Taman Nasional Lorentz

instagram embed

Sudah bukan rahasia lagi, bahwa bumi Papua memendam kekayaan dan keindahan alam yang fantastis. Tidaklah mengherankan jika Papua kini dilirik wisatawan sebagai destinasi wisata favorit. Salah satu yang bisa kamu kunjungi adalah Taman Nasional Lorentz, yang membentang meliputi tiga kabupaten, yaitu Jayawijaya, Paniai, dan Merauke.

Taman Nasional Lorentz merupakan taman nasional terbesar Asia Tenggara, yang memiliki luas mencapai 2,4 juta hektare. Selain itu, taman nasional ini juga dijadikan UNESCO sebagai salah satu Situs Warisan Dunia.

instagram embed

Di dalam taman nasional ini terdapat lebih dari 630 spesies burung dan 123 spesies mamalia. Hutan di dalamnya dipercantik dengan akar-akar bakau yang tersusun dengan cantik. Kamu dijamin puas menikmati keindahan alam Papua, belajar fotografi, mendaki puncak Cartenz, menelusuri danau, dan menikmati pantai. Sungguh merupakan paket lengkap, bukan?

2. Taman Nasional Kerinci Seblat

instagram embed

Taman Nasional yang satu ini merupakan yang terbesar di pulau Sumatera. Taman Nasional Kerinci Seblat membentang meliputi empat provinsi, yaitu Bengkulu, Sumatera Barat, Jambi, dan Sumatera Selatan. Dengan luas mencapai 13.750 km², di taman nasional ini juga berdiri gunung Kerinci, yang merupakan gunung api tertinggi di Indonesia.

Di dalam taman nasional ini juga terdapat puncak Gunung Jayawijaya yang berselimutkan salju abadi! Keunikan yang satu ini bisa kamu jumpai jika berkunjung ke taman nasional ini. Kamu juga bisa menjumpai sekitar 4000 spesies flora. Termasuk sang bunga raksasa Rafflesia Arnoldi dan bunga tertinggi di dunia, Titan Arum.

instagram embed

Begitu memasuki kawasan taman nasional ini, kamu akan disambut oleh hamparan hutan hujan tropis dan berbagai satwa liar seperti Harimau Sumatera, Gajah Sumatera, Macan Dahan, Beruang Madu, 370an spesies burung, hingga Badak Sumatera.

instagram embed

Ingin menghabiskan malam di kawasan alam Kerinci Seblat nan eksotis? Kamu akan dihadapkan dengan tiga alternatif menarik. Pertama, bagi kamu yang punya jiwa petualang yang amat tinggi, kamu bisa bermalam di tengah hutan dengan menggunakan tenda. Kedua, kamu bisa menginap di penginapan taman Nasional yang berlokasi di perbatasan Desa Limau Gadang. Ketiga, kamu bisa bermalam di hotel yang ada di sekitar kota Sungai Penuh di pusat Kabupaten Kerinci.

3. Taman Nasional Taka Bone Rate

instagram embed

Kalau Taman Nasional yang satu ini, terletak di Sulawesi Selatan, Kepulauan Selayar. Terbentuk dari letusan gunung berapi, kekuatan utama taman nasional yang satu ini terletak pada keindahan terumbu karang dan alam bawah lautnya. Satu hal yang tak terbantahkan adalah cantiknya pasir putih dan birunya air laut yang dimiliki oleh Taman Nasional ini.

instagram embed

Taman Nasional yang satu ini terletak di segitiga terumbu karang dunia dan memiliki keanekaragaman spesies terumbu karang terbanyak di dunia. Di dalamnya, kamu bisa mengunjungi lokasi peneluran penyu di Pulau Latondu, Tinabo Kecil, Tinanja, dan Ampallasa. Satu spot yang memukau banyak orang adalah Padang Lamun, alias padang rumput bawah laut yang dimiliki taman nasional ini. Layaknya padang rumput di daratan, Padang Lamun juga dihiasi dengan bunga-bunga cantik.

instagram embed

Tak hanya penyu, kamu juga bisa berinteraksi dengan dengan hiu jenis Black Tip yang berenang dengan santainya di pinggir pantai Pulau Tinabo. Tertarik mengunjungi Taman Nasional Taka Bonerate? Sebaiknya kamu datang pada bulan Oktober hingga Desember agar bisa mengikuti Ekspedisi Takabonerate. Ada banyak lomba yang bisa kamu ikuti, seperti kejuaraan memancing, Underwater Exhibition, lomba fotografi bawah laut dan darat, tur keluarga, pagelaran seni budaya, dan lain-lain. 4. Taman Nasional Baluran

instagram embed

Taman Nasional yang terletak di Jawa Timur ini dikenal dengan julukan Afrika van Java. Memiliki luas 96.53 mi² dalamnya terdapat sangat banyak objek wisata alam yang bisa kamu kunjungi. Seperti Savana Bekol, Evergreen Forest, keindahan bawah laut Bama, Gua Jepang, Batu Numpuk, Curah Tangis, Manting, dan masih banyak lagi. Taman Nasional Baluran diapit oleh Gunung Semeru dan Gunung Ijen.

Bertamu ke taman nasional ini, kamu akan disambut oleh sekawanan rusa yang berlari dengan santainya, gerombolan kerbau, burung merak, elang, hingga monyet yang dengan lincahnya berpindah dari dahan ke dahan. Taman Nasional Baluran memiliki 444 spesies flora. Yang terkenal adalah widoro bukol dan mimba.

instagram embed

Kamu juga bisa menemukan aneka burung langka seperti layang-layang api, tuwuk, ayam hutan merah, rangkong, bangau tong-tong, dan kangrangkeng. Bagi kamu penggila fotografi, sebaiknya kamu mulai berkeliling menuju spot Pantai Bawa sejak pukul 4 hingga 5 pagi. Pemandangan cantiknya matahari terbit disela-sela kabut pepohonan dijamin tak akan membuat kamu kecewa.

Ingin menikmati suasana savana layaknya sedang berada di Afrika? Kamu hanya harus berjalan kaki di kawasan Taman Nasional ini. Bulan terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah pada Maret hingga Agustus, karena jika sedang beruntung, kamu bisa menyaksikan burung merak yang menari dengan ekor cantiknya.