7 Tips OOTD untuk Samarkan Tubuh Besar ala Erich Al Amin

kumparanSTYLEverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fashion Stylish Artist, Erich Al Amin (Foto: Dok. Erich Al Amin)
zoom-in-whitePerbesar
Fashion Stylish Artist, Erich Al Amin (Foto: Dok. Erich Al Amin)

Untuk kamu si tubuh gemuk, memilih busana yang tepat jadi tantangan tersendiri. Kamu harus pintar-pintar menentukan warna dan siluet busana yang ampuh menyamarkan kekurangan pada bentuk tubuh kamu.

Jika salah memilih jenis pakaian, tubuh malah bisa tampak semakin lebar. Dan tentunya, ini merupakan hal terakhir yang ingin kamu alami, bukan?

Agar sukses memilih outfit yang mampu 'menyulap' bentuk tubuh kamu jadi lebih tinggi dan ramping, penata gaya profesional Erich Al Amin punya sederet tips yang bisa kamu jadikan acuan. Simak tipsnya sejenak, yuk!

1. Hindari pakaian ketat

Model Plus Size Korea. (Foto: Instagram @jstyle_evellet)
zoom-in-whitePerbesar
Model Plus Size Korea. (Foto: Instagram @jstyle_evellet)

Gaun bodycon dan atasan ketat merupakan pakaian yang pantang untuk kamu kenakan. Sebagai gantinya, kamu lebih disarankan untuk mengenakan busana berpotongan loose yang tak menempel di tubuh.

"Loose enggak selalu akan bikin gede. Bisa pakai dress loose atau dress yang ada karet di pinggangnya," tutur Erich saat ditemui kumparanSTYLE (kumparan.com) di Eastern Opulence, Jakarta Selatan (27/2).

Gaun longgar dengan karet pada pinggangnya membantu membentuk siluet tubuh tampak lebih kecil.

2. Hindari jeans

Wanita memakai jeans ketat (Foto: Lieve Dreesen/Flickr)
zoom-in-whitePerbesar
Wanita memakai jeans ketat (Foto: Lieve Dreesen/Flickr)

Menurut Erich, celana jeans (yang biasanya berpotongan ketat) justru memberi kesan besar pada area bokong, pinggul, dan paha kamu. Terlebih celana jeans berwarna cerah.

"Mendingan pakai (celana) wide leg, atau celana yang ada karet di pinggangnya. Hindari warna ngejreng, karena cocoknya yang gelap-gelap," saran Erich.

3. Hindari motif yang heboh

Plus Size. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Plus Size. (Foto: Thinkstock)

Jika kamu memiliki figur tubuh yang lebar, ada baiknya untuk menghindari baju bermotif ramai. Karena motif yang ramai bisa menciptakan kesan 'besar' pada tubuh.

"Hindari pattern polkadot dan horizontal," katanya. Karena garis-garis horizontal membuat tubuh kamu tampak lebih gemuk dibanding aslinya.

4. Hindari memasukkan baju

embed from external kumparan

Jika tak ingin menonjolkan kelebihan lemak pada area perut dan pinggul, hindari memasukkan baju ke dalam celana. Hal ini hanya akan membuat perut tampak besar.

"Karena orang gemuk biasa besar di lengan atau di perut, jadi pakai atasan dikeluarin saja," kata Erich.

5. Pakai rok bersiluet A-line

embed from external kumparan

Jika sedang ingin bergaya feminin atau harus menghadiri pesta, kamu bisa mengenakan rok berpotongan A-line. Rok dengan model melebar pada bagian bawahnya ini berguna untuk memberi ilusi pinggang yang lebih kecil. "Pilih rok A-line, agar masih ada siluet pinggang," ujarnya simpel.

6. Kenakan atasan panjang

embed from external kumparan

Untuk kamu si pinggul besar, atasan pendek atau crop top sama sekali tak disarankan. Lebih baik, samarkan pinggul lebar dengan atasan yang panjang. "Pilih atasan yang jatuhnya sepinggang," sarannya.

7. Pilih aksen tulle untuk kesan seksi

embed from external kumparan

Siapa bilang orang gemuk tak bisa tampil seksi?

Jika ingin tampil sedikit menggoda, kamu tak melulu harus mengenakan kemben yang terbuka, kok. Justru, ini merupakan model gaun yang harus dihindari, karena membuat lengan kamu tampak semakin besar.

"Bisa pakai (gaun) tangan panjang, tapi bahan lace (transparan)," saran Erich. Terlebih, gaun seksi berbahan tulle sedang jadi tren fashion di Indonesia.

"Cara pinternya sih kayak begitu. Atau misalnya area dada transparan, bukanya sedikit banget. Enggak perlu seronok yang sepaha, Karena seksi itu juga pembawaan, kan," tutup Erich.