9 Cara Memangkas Biaya Prewedding Agar Tidak Menguras Bujet Kamu

Sesi foto prewedding seolah menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan menjelang hari suci pernikahan. Bagaimana tidak, kini hampir seluruh pasangan yang ingin menikah mengabadikan perjalanan kisah cinta mereka ke dalam bentuk sebuah foto prewed untuk dikenang pasca menikah.
Biaya yang dikeluarkan pun tak tanggung-tanggung, bisa mencapai puluhan juta rupiah hanya untuk menyewa fotografer dan busana. Namun sebenarnya, tak perlu mengeluarkan biaya mahal hanya untuk foto prewedding. Kamu bisa memangkas bujet dengan memanfaatkan hal-hal yang berada di sekitar kamu.
Berikut 9 cara menghemat biaya foto prewed yang sudah berhasil kumparan (kumparan.com) himpun dari Famarry:
1. Lakukan Photoshoot Saat Hari Biasa

Jika kamu dan pasangan tetap ingin memercayakan hasil foto prewed dengan fotografer, maka tentukanlah hari biasa untuk melakukan photoshoot. Karena tarif seorang fotografer saat akhir minggu akan lebih mahal dibandingkan dengan hari biasa.
Banyak keuntungan juga yang bisa kamu dapatkan jika melakukan foto prewed saat hari biasa. Lokasi photoshoot akan cenderung sepi dikarenakan tak banyak orang yang berkunjung.
2. Booking Fotografer dari Jauh-jauh Hari

Hal ini juga kumparan sarankan bagi kamu yang ingin menyewa fotografer. Jika kamu menyewa secara mendadak, maka jangan kaget kalau tarif yang diminta oleh sang fotografer bisa membuat dompet kering. Booking fotografer dari jauh-jauh hari, terutama dari beberapa bulan sebelumnya agar menghemat biaya.
3. Manfaatkan Tenaga Teman yang Ahli Memotret

Untuk memangkas biaya prewedding, kamu bisa meminta bantuan teman terdekat yang jago memotret. Tentunya kamu bisa lebih mudah untuk bernegosiasi mengenai tarif foto. Seorang teman tidak akan memasang tarif yang tinggi mengingat hal ini juga dilakukan demi membantu temannya.
4. Berdandan Sendiri

Tak perlu repot-repot menyewa MUA (makeup artist) hanya untuk sesi foto prewedding, karena kamu bisa berdandan sendiri dengan mengikuti tutorial makeup yang sudah banyak diunggah di Youtube. Jika kamu termasuk orang yang tak bisa berdandan, maka latihlah dirimu untuk terbiasa melakukannya agar hasil makeup tidak mengecewakan. Aplikasikan makeup yang simpel nan elegan agar terlihat natural.
5. Gunakan Properti Pribadi

Untuk menghemat, kamu bisa menggunakan properti milik pribadi. Manfaatkan semua barang yang ada di rumah untuk mendukung tema dan konsep foto prewed yang sesuai dengan keinginan kalian. Jika memang tidak ditemukan barang-barang yang sesuai, maka kamu bisa melakukan DIY (Do It Yourself) properti yang dibutuhkan. Hal ini tentu akan mengirit pengeluaran kamu dan pasangan.
6. Manfaatkan Pakaian yang Ada Di Lemari Kamu

Sebaiknya sebelum menentukan konsep prewedding, cek terlebih dahulu pakaian apa saja yang kamu dan pasangan miliki. Tak perlu membeli pakaian baru atau menyewanya, kamu bisa memanfaatkan baju-baju yang ada di dalam lemari.
Sesuaikan tema dengan pakaian yang kamu miliki. Selain tak membutuhkan biaya mahal, kamu juga bisa mengusung konsep prewedding yang sesuai dengan hobi kalian. Misalnya, kamu dan pasangan suka berpetualang maka kalian pasti mempunyai pakaian yang biasa dikenakan untuk bertualang. Pakaian inilah yang bisa dijadikan sebagai inspirasi konsep prewedding.
7. Pilih Lokasi yang Terdekat

Foto yang bagus tak hanya ditentukan dari model foto tersebut namun juga lokasi pengambilan foto. Namun tak perlu jauh-jauh ke luar negeri, kamu bisa memanfaatkan banyak tempat yang ada di Indonesia sebagai lokasi foto prewedding. Pantai, gunung, sawah dan taman hiburan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Cari lokasi yang terdekat dengan rumah untuk menghemat biaya foto.
8. Berlatih Berpose

Jika kamu hanya sanggup menyewa fotografer amatiran atau pemula, maka kamu perlu bertalih berpose dari sekarang. Karena, mungkin fotografer yang disewa tidak ahli dalam mengarahkan gaya sehingga kamu dituntut untuk belajar berpose sendiri dengan memanfaatkan media sosial. Carilah konsep prewedding yang sesuai, lalu tiru gaya berpose dari para pasangan yang juga mengusung tema dan konsep yang sama.
9. Kemas dalam Bentuk Digital

Satu cara lagi untuk menghemat biaya prewedding yaitu dengan tidak mencetak semua foto prewedding kamu dan pasangan. Selain membutuhkan biaya yang mahal, proses pengeditan dan pencetakan foto juga membutuhkan waktu yang cukup lama.
Foto-foto tersebut bisa kamu simpan dalam bentuk data di flashdisk dan komputer. Jika ingin memamerkan koleksi foto prewedding saat pernikahan, maka kamu bisa menayangkannya melalui proyektor saat hari bahagia kalian berlangsung.
