Alasan Anda Sebaiknya Tak Mencopot Kuku Palsu Sendiri di Rumah

Rasanya, tak ada satupun perempuan yang tak ingin memiliki kuku cantik yang sedap dipandang.
Demi memiliki jemari lentik, berbagai upaya pun bisa kamu lakukan. Mulai dari merias kuku dengan nail art aneka warna, hingga menggunakan kuku palsu.
Kuku palsu pun jadi alternatif yang disukai banyak orang. Bagaimana tidak?
Hanya bermodalkan kuku palsu dan lem khusus, jemari langsung terlihat lentik seketika. Panjang kuku, motif, dan warnanya pun bisa kamu atur sesuai selera. Anda juga tak perlu repot menunggu terlalu lama hingga cat kuku mengering seperti biasanya.
Namun, kamu perlu berhati-hati jika ingin menggunakan kuku palsu. Ada sederet hal yang harus kamu perhatikan.
Menggunakan kuku palsu terlalu lama bisa merusak bentuk dan tekstur kuku asli Anda. Lem kuku palsu yang menempel pada kutikula menghambat masuknya oksigen pada kuku, sehingga membuatnya jadi rapuh dan mudah patah.
Selain itu, kandungan etil metakrilat pada kuku palsu juga berpotensi menyebabkan risiko alergi, lho. Pemasangan kuku palsu yang kurang tepat juga bisa memicu infeksi jamur atau bakteri pada celah kuku yang terbuka.
Dan yang terpenting, jangan sekali-kali coba melepaskan kuku palsu seorang diri tanpa bantuan ahli. Alangkah baiknya jika seluruh prosedur pemasangan kuku palsu dilakukan di salon kecantikan terpercaya.
Memaksa melepaskan kuku palsu seorang diri hanya akan membuat kuku asli Anda jadi hancur dan rusak. Jika tak percaya, lihat saja kuku milik blogger kecantikan Amelia Perrin berikut ini.
Lewat cuitan Twitter, Amelia mengunggah foto berisi kukunya yang tampak hancur. Rupanya, kuku Amelia rusak akibat memaksa melepaskan kuku akriliknya sendiri di rumah.
Selama ini, Amelia memang dikenal fanatik dengan kuku palsu. Selama enam tahun penuh, tak sekalipun ia melepaskan kuku akrilik yang menempel di jari tangannya. Otomatis, kebiasaan ini membuat kuku asli miliknya jadi rapuh dan mudah patah.
Biasanya, Amelia selalu melepaskan dan mengganti kuku palsunya di salon profesional. Namun sayangnya, kali ini ia terburu-buru dan mengaku tak punya waktu untuk pergi ke salon. Jadilah Amelia terpaksa melakukannya seorang diri di rumah.
Dan hasilnya?
Kukunya hancur, persis seperti yang Anda saksikan di atas. "Hampir menangis di bawah pancuran air saat air panas mengenai kukuku, dan aku yakin masih banyak sampo yang tersisa di rambutku," cuit Amanda.
Memang, memaksa lem terlepas dari kuku asli bisa merusak permukaannya. "Sama sekali tak berbahaya untuk kukumu, tapi melepaskannya dengan cara yang tidak tepat bisa menyebabkan kerusakan serius," ujar Britney Tokyo, seniman kuku favorit Kim Kardashian, seperti dilansir Cosmopolitan.
"Saya tak pernah setuju seseorang melepaskan lem kuku akriliknya. Dengan melakukannya, kuku asli bisa rusak dan jadi tipis" ujarnya lagi. Jika memang terpaksa dan harus melepaskan kuku seorang diri, Anda bisa merendam jari di dalam larutan aseton.
Jika kuku terlanjur rusak, Anda bisa memperbaiki dan 'mengobati' kuku menggunakan cairan biotin. Cairan ini juga dikenal sebagai vitamin B7 dan memiliki manfaat luar biasa untuk menutrisi kuku.
Jadi, jangan sembarangan pakai kuku palsu, ya!
