kumparan
28 Januari 2019 10:46

Alasan Perempuan Harus Pintar Kelola Keuangan Sejak Muda

Ilustrasi mengatur keuangan dengan cermat, shopaholic
Ilustrasi mengatur keuangan dengan cermat (Foto: Dok. shutterstock)
Setiap perempuan harus pintar mengelola keuangan sejak dini. Karena berdasarkan riset, perempuan yang jago mengatur keuangan sejak muda akan memiliki keluarga yang sejahtera di masa mendatang.
ADVERTISEMENT
Bureau of Labor Statistics pun mengemukakan fakta bahwa 38 persen perempuan kini memiliki penghasilan lebih besar ketimbang suaminya. Dan istri yang berpenghasilan besar cenderung memegang kendali finansial dan berperan sebagai pembuat keputusan dalam rumah tangga.
Karena perannya yang vital dalam menentukan kesejahteraan keluarga, seorang istri harus memahami prinsip dasar finansial dan memiliki keahlian mengatur keuangan yang baik, bahkan melebihi sang suami.
com-Ilustrasi Uang di Dompet
com-Ilustrasi Uang di Dompet (Foto: Shutterstock)
Perencana keuangan dan edukator Prita Ghozie menjelaskan beberapa keahlian finansial yang harus dimiliki perempuan sebelum memasuki bahtera rumah tangga. Salah satunya adalah, perempuan harus mengerti cara membuat pos-pos pengeluaran setiap bulannya.
Prita Ghozie
Prita Ghozie. (Foto: Dok. Prita Ghozie)
Karena jika tidak, pemasukan keluarga bisa-bisa menguap begitu saja setiap bulan. Pengeluaran jadi tak terarah, tabungan pun tak siap untuk membiayai renovasi rumah, cicilan mobil, biaya melahirkan, hingga dana pendidikan anak.
ADVERTISEMENT
Perempuan juga harus cerdas menentukan prioritas cicilan.
"Harus mengerti kalau mengambil cicilan, haruslah yang sifatnya produktif. Karena biasanya perempuan cenderung ambil cicilan untuk sesuatu yang sifatnya konsumtif. Contohnya cicilan skin care dan lipstik," terangnya saat ditemui kumparanSTYLE di kantor kumparan, Kamis (24/01).
com-Mengelola Keuanganmu
com-Mengelola Keuanganmu (Foto: Thinkstock)
Barang yang aman untuk dicicil adalah peralatan elektronik atau kendaraan yang masa pakainya melebihi waktu cicilan. Seperti mesin cuci (karena awet dipakai hingga belasan tahun), televisi, springbed, kulkas, hingga perabot rumah tangga sekalipun.
Selain bijak mengatur pengeluaran, Prita berpendapat perempuan (sebagai bendahara di dalam rumah tangga) haruslah pandai berinvestasi. Banyak perempuan yang masih takut untuk berinvestasi, padahal perempuan paling banyak menyimpan uang di tabungan.
"Punya uang tapi takut untuk menginvestasikannya. Padahal, perempuan harus sadar bahwa harapan hidupnya jauh lebih panjang ketimbang laki-laki, jadi takutnya saat sudah berkeluarga dan pasangannya berpulang lebih dulu, akan sulit. Terlebih masa kerja perempuan lebih pendek ketimbang laki-laki. Jadi dia harus tahu caranya berinvestasi," tutup Prita.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan