Baby Blues, Saat Orang Tua Merasa Sedih Terus-menerus Pasca Melahirkan

Memiliki momongan pasca menikah adalah impian dari semua pasangan suami istri. Namun, kehadiran seorang anak ke dunia tak selalu dianggap menjadi momen yang membahagiakan bagi seorang wanita.
Berdasarkan sebuah riset, hampir seluruh wanita di dunia mengalami baby blues atau disebut juga dengan postpartum blues. Hal ini pun dibenarkan oleh pernyataan psikolog Roslina Verauli.
"Sekitar 70 sampai 90 persen wanita mengalami baby blues. Namun mereka tak sadar jika mereka sedang mengalami baby blues," ucap psikolog yang akrab disapa Vera saat ditemui kumparan (kumparan.com) di kawasan Menteng, Jakarta Selatan, Senin (22/5).
Lebih lanjut Vera mengatakan jika penyebab baby blues hingga saat ini masih diperdebatkan. Tetapi kondisi ini terjadi karena mood atau suasana hati wanita yang melahirkan menjadi berubah-ubah.
"Moodnya selalu in the blue mood. Mereka yang mengalami ini akan mudah untuk depresi, juga mudah untuk marah," ungkap Vera.
"Dan yang paling ekstrem, mereka bisa menjadi benci ke suami mereka dan bahkan anak mereka sendiri," sambungnya lagi.

Meskipun masih belum menemukan titik terang dari penyebab baby blues, namun gejala baby blues sendiri bisa diketahui pasca melahirkan. Gejalanya seperti, menangis tanpa sebab yang jelas, tidak sabar, mudah marah, kurang istirahat, cemas, merasa lelah, selalu merasa sedih, mood berubah dan sulit berkonsentrasi.
Kondisi baby blues akan dialami oleh wanita selama kurang lebih dua sampai empat minggu lamanya pasca melahirkan. Tapi di minggu ke empat, kondisi ini akan berakhir dengan sendirinya. Vera juga mengatakan bahwa baby blues bisa segera hilang jika sang ibu cukup beristirahat.
"Saya ingin menyarankan para wanita untuk tidak perlu menjadi supermom. Tidak perlu untuk melakukan semuanya sendiri, mulai dari memandikan bayi atau memakaikan baju dan sebagainya karena bayi yang berusia 0-3 bulan belum bisa mengenal sentuhan," terang Psikolog Vera.
Para ibu yang baru melahirkan dianjurkan untuk beristirahat terlebih dahulu selama tiga bulan lamanya untuk masa pemulihan. Karena bayi baru akan mengenal sentuhan ketika beranjak usia 3 bulan keatas.
Agar suami tidak terkejut ketika jika sang istri nantinya mengalami baby blues, Vera memberikan tips kepada para wanita yang sedang hamil untuk memberitahukan terlebih dahulu tentang kondisi baby blues yang mungkin akan mereka alami.
"Sebaiknya istri memberitahukan terlebih dahulu kepada suami mereka tentang kemungkinan yang bisa terjadi pasca melahirkan. Jelaskan kepada suami gejala-gejala apa saja yang bisa terjadi sehingga nantinya suami tidak akan terkejut atas kondisi sang istri," tutupnya.
