Bagus untuk Diet, Jamur Bisa Jadi Alternatif Baru untuk Menu Sarapan

Jika kamu sedang berada dalam misi penurunan berat badan, tak ada salahnya untuk mulai mengganti menu sarapan yang biasa kamu santap. Coba lupakan roti bakar favorit kamu dan ganti dengan seporsi jamur yang lezat.
Karena sebuah studi yang dilakukan oleh Appetite menemukan, bahwa jamur bisa membuat kamu merasa kenyang dalam waktu lebih lama. Secara tak langsung, hal ini akan membuat kamu jadi malas ngemil.

Selain itu, jamur juga bisa membuat kamu merasa jauh lebih puas secara psikologis. "Penelitian sebelumnya soal jamur menemukan bahwa mereka bisa lebih memuaskan dibanding daging (bacon)," ujar Prof. Joanne Slavin, dari University of Minnesota, seperti dilansir Metro.
Penelitian ini meneliti seberapa kenyangnya manusia setelah mengonsumsi protein dalam jumlah yang sama. Satunya berasal dari jamur seberat 226 gram dan daging seberat 28 gram (jumlah protein sama).
Selama 10 hari, 17 perempuan dan 15 lelaki mengkosumsi dua hidangan ini sebagai menu sarapan. Dan hasilnya?

Peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi jamur saat sarapan merasa kenyang dalam waktu yang jauh lebih lama. Karena perut terasa penuh, partisipan pun jadi malas ngemil di siang hari.
Hal ini sungguh kontras dibanding dengan yang mengonsumsi daging (bacon), meskipun takaran proteinnya sama.
Jika ditinjau kembali, hal ini memang wajar, mengingat porsi jamur lebih besar dibanding daging. Namun kandungan protein nabati dalam jamur kancing jauh lebih menyehatkan dan mendatangkan efek positif bagi tubuh.
Jamur kancing mampu mengirimkan suplai protein dan zat besi yang baik untuk peredaran darah kamu. Hal ini mempercepat proses pembakaran kalori dalam tubuh.
Selain itu, jamur juga kaya serat dan potassium. Kamu bisa terhindar dari tekanan darah tinggi dan stoke. Antioksidannya yang tinggi juga ampuh melawan radikal bebas, sel kanker, mencegah migrain, dan AIDS.
Sungguh luar biasa, bukan?
