Begini Caranya Menulis CV dalam Bahasa Inggris yang Baik dan Benar

kumparanSTYLEverified-green

clock
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menulis resume berbahasa Inggris (Foto: Thinstock)
zoom-in-whitePerbesar
Menulis resume berbahasa Inggris (Foto: Thinstock)

Menulis menjadi salah satu kegiatan yang bisa kamu lakukan dalam mengisi waktu luang. Selain bisa menghilangkan kejenuhan, menulis juga bisa menjadi cara untuk mengeksplor sebuah ide, apalagi jika kamu hobi menulis dalam Bahasa Inggris.

Namun, menulis dalam Bahasa Inggris seringkali menjadi sebuah tantangan karena melibatkan banyak komponen seperti ketepatan grammar, struktur kalimat, pilihan kata, dan sebagainya. Oleh karena itu, tak mengherankan jika sebagian orang masih takut untuk menulis dalam Bahasa Inggris.

Padahal menulis dalam Bahasa Inggris bisa menjadi salah satu cara dalam menambah pengetahuan kamu, lho. Hal serupa pun diungkapkan oleh Hanny Sanjaya, selaku Head of Marketing British Council Indonesia Foundation melalui rilis yang diterima kumparan (kumparan.com).

"Lancar berbicara dalam Bahasa Inggris tidaklah cukup untuk dapat bersaing di dunia kerja maupun untuk belajar di universitas di luar negeri. Writing juga merupakan aspek penting yang dapat meningkatkan kompetensi seseorang," ungkap Hanny.

Ilustrasi Curriculum Vitae (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Curriculum Vitae (Foto: Thinkstock)

Hanny juga menambahkan jika menulis dalam Bahasa Inggris menjadi modal utama seseorang yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri dan menjadi nilai lebih bagi mereka yang ingin melamar pekerjaan. Sebuah curriculum vitae atau cv yang ditulis dalam bahasa Inggris bisa menjadi pertimbangan perusahaan, karena kamu akan dianggap memiliki kemampuan lebih terutama dalam berbahasa asing.

"Bagi yang berniat untuk melamar pekerjaan atau kuliah di luar negeri, kemampuan writing sangat diperlukan terutama ketika sedang membuat dokumen dan esai di tahap selesai awal," tambahnya.

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh British Council Indonesia Foundation, sekitar 47 persen responden yang terdiri dari pekerja profesional dan mahasiswa memiliki prioritas untuk meningkatkan kemampuan menulis dalam Bahasa Inggris mereka.

Atas dasar hal inilah, British Council Indonesia Foundation membagikan tips dan kiat sukses #EnglishUpgrade untuk menulis personal statement yang biasa menjadi permasalahan utama seseorang dalam menulis cv.

Ilustrasi Resume (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Resume (Foto: Thinkstock)

Personal statement sendiri adalah sebuah pernyataan pribadi yang berisi deskripsi singkat tentang si penulis; prestasi, kegemaran, cita-cita, dan lain-lain. Seringkali, personal statement dijadikan sebagai dokumen penentu lolos atau tidaknya calon pelamar di sesi pertama.

Dan, elemen yang harus ada dalam sebuah personal statement adalah, penjelasan mengenai diri seseorang, karakter dan keunikan diri calon pelamar. Kemudian, kamu bisa menuliskan apa saja yang bisa ditawarkan ke perusahaan terkait kemampuan kamu.

Lalu, kamu bisa menjelaskan secara tulisan mengenai cita-cita atau harapanmu ke depan saat sudah berhasil mendapatkan posisi yang diinginkan. Untuk melengkapi cv, kamu bisa menulis biodata dalam Bahasa Inggris dan sertakan pengalaman yang bisa kamu tuangkan juga dalam Bahasa Inggris.

British Council Indonesia Foundation pun juga memberikan kiat-kiat untuk bersikap konsisten saat menulis, menghindari deskripsi yang klise, membuat tulisan dengan singkat, padat dan jelas, serta menggunakan kata kerja dan kata sifat yang dinamis dan kuat.

Jadi, masih takutkah kamu dalam menulis cv berbahasa Inggris?