Bekraf Dukung Penuh Delegasi Indonesia di Pameran Ambiente 2017

kumparanSTYLEverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Konferensi Pers Bekraf di The Hermitage, Menteng (Foto: Nadia Jovita Injilia Riso/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi Pers Bekraf di The Hermitage, Menteng (Foto: Nadia Jovita Injilia Riso/kumparan)

Indonesia akan kembali ikut dalam pameran Home Decor prestisius di Eropa melalui Ambiente 2017 di Frankrut, 10-14 Februari 2017. Melalui event tersebut, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan mendorong peningkatan ekspor produk kriya Indonesia.  Ada enam brand yang mendapat kesempatan untuk mewakili Indonesia, yaitu Magno, Studio Hiji, Alvin T, Lighting for Living, Kandura Studio, dan Nuanza Ceramics.  Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simanjuntak, mengungkapkan Bekraf mendukung penuh keenam brand yang akan unjuk gigi di Frankrut. Dukungan tersebut salah satunya adalah dengan menyiapkan stand pada saat pameran berlangsung.  "Menyiapkan dalam artian menyewakan lahannya dan mendirikan design booth," tutur Joshua usai konferensi pers di The Hermitage, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/2). Selain booth, Bekraf juga menyiapkan jasa kargo untuk mengirimkan barang serta menyediakan petugas yang bertugas untuk mempromosikan barang-barang selama acara berlangsung.  Animo masyarakat di Frankrut terhadap produk Indonesia, menurut Joshua, diibaratkan seperti dua mata koin. "Kalau di sini ada barang baru dari sebuah negara kan kita excited 'wah dari Indonesia nih'. Hopefully itu. Atau memang, mudah-mudahan tidak, produk Indonesia kurang diminati. Tapi kita tidak melihat kesana lah," tuturnya.  Kendala yang dihadapi industri kriya untuk bersaing di pasar global adalah memenuhi standar yang diterapkan pasar global. Selama 5 tahun terakhir, produk kriya Indonesia sudah ada yang memenuhi standar. Diharapkan secara perlahan standarnya bagus dan desainnya juga cocok. Jika sukses di Eropa, barang-barang kriya ini akan diperkenalkan kepada masyarakat di Indonesia dan kisah sukses dari brand-brand yang berangkat ke Frankrut akan dibagikan ke banyak pihak untuk menginspirasi mereka.  "Karena ini nanti akan banyak cerita bagaimana respons orang melihat. Apa kekurangannya atau kelebihannya," tutup Joshua.