Bisa Digunakan oleh Ibu Hamil, Ini 8 Fakta Lain tentang Lensa Kontak

kumparanSTYLEverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Fakta Unik Tentang Softlens. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Fakta Unik Tentang Softlens. (Foto: Thinkstock)

Bagi para wanita, lensa kontak bukan hanya sebagai alat bantu penglihatan yang menggantikan kacamata, namun juga menjadi item wajib demi menyempurnakan riasan agar mata terlihat lebih 'hidup'. Lensa kontak kini hadir dengan beragam jenis, ukuran, warna dan kegunaannya.

Apakah kamu termasuk salah satu orang yang terus-menerus menggunakan lensa kontak? Jika iya, ada baiknya simak fakta-fakta seputar lensa kontak berikut ini:

1. Lensa Kontak Boleh Dipakai Ibu Hamil

Ibu hamil dan menyusui masih boleh menggunakan lensa kontak. Hal tersebut dituturkan oleh Cheni Lee, Professional Affairs ACUVUE Indonesia yang juga menyarankan untuk memilih lensa kontak dengan kadar air yang tinggi agar mata tidak cepat iritasi.

"Lensa kontak masih aman dipakai ibu hamil dan menyusui. Tapi yang harus diperhatikan sebaiknya periksa mata ke optik dahulu karena selama masa tersebut, hormon tidak seimbang dan kualitas mata menjadi kurang baik," tutur Cheni saat ditemui kumparan (kumparan.com) di K-Link Tower, Jakarta Selatan, Selasa (11/4).

2. Lensa Kontak Bisa Dipakai Berenang

Ilustrasi Renang. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Renang. (Foto: Thinkstock)

Jika kamu memiliki masalah penglihatan saat berenang, lensa kontak sebenarnya masih bisa dipakai di dalam air. Namun setelah setelah berenang, segera lepas lensa kontak dan langsung dibuang. Kolam renang memiliki banyak mikro organisme dan kadar air yang berbeda dengan didarat, dikhawatirkan jika lensa kontak terus-terusan digunakan akan membuat mata iritasi.

3. Mengenakan Lensa Kontak Setiap Hari Tidak Akan Membuat Minus Mata Bertambah

Banyak orang yang mengatakan bahwa penggunaan lensa kontak setiap hari membuat minus mata semakin tinggi. Hal tersebut tidak benar adanya.

"Kalau pakai lensa kontak sesuai ukuran yang disarankan maka minus tidak akan nambah, kalau ukurannya tidak pas ya pasti minus mata nambah," lanjut wanita berambut pendek itu.

4. Iritasi Mata Tidak Membuat Minus Bertambah

Mitos lain yang beredar adalah iritasi mata pada lensa kontak dapat membuat minus mata bertambah. Iritasi mata dapat diatasi dengan cara melepas lensa kontak, mencucinya dengan benar kemudian memasangnya kembali.

5. Ukuran Lensa Kontak dan Kacamata Berbeda

Ilustrasi Orang Pakai Kacamata. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Orang Pakai Kacamata. (Foto: Thinkstock)

Lensa kontak dan kacamata minus atau silinder yang biasa digunakan sejatinya memiliki ukuran yang berbeda. Misalnya kamu memiliki kacamata dengan minus 2, maka ukuran lensa kontak yang disarankan adalah 1,75 atau 1,5 tergantung hitungannya.

6. Jangan Pakai Lensa Kontak di Atas Pesawat

Bila kamu naik pesawat untuk waktu yang cukup lama, sebaiknya tidak perlu mengenakan lensa kontak. Di atas pesawat, tekanan oksigen berkurang sehingga mata kamu akan terasa kering dan memerah.

7. Lensa Kontak Harian Lebih Baik

Banyak lensa kontak yang dijual bebas dan bisa digunakan berulang-ulang hingga jangka waktu 3 sampai 6 bulan. Menurut Cheni, hal itu kurang disarankan.

"Lensa kontak yang dipakai berulang-ulang tidak sehat. Ada lemak dan protein yang menumpuk di lensa yang dikhawatirkan kalau tidak dibersihkan dengan benar akan membuat iritasi. Berbeda dengan lensa kontak harian yang sekali pakai langsung dibuang jadi lebih aman," katanya lagi.

8. Lensa Kontak Bisa Dipakai untuk Olahraga

instagram embed

Ada beberapa olahraga yang membuat pelakunya sulit beraktivitas dengan menggunakan kacamata, misalnya saat harus yoga, berlari, nge-gym, atau muaythai. Demi penglihatan yang lebih jelas, lensa kontak bisa digunakan dan masih terhitung aman untuk olahraga dengan syarat lensa harus segera dilepas dan dibuang setelah berolahraga.

9. Lensa Kontak Bisa Dikenakan Hingga 12 Jam

Jangan terlalu lama mengenakan lensa kontak. Umumnya, lensa kontak bisa digunakan selama 8 hingga 12 jam. Jika digunakan untuk waktu yang lama apalagi dibawa tidur, mata akan mengalami iritasi, kebutaan hingga harus transplantasi mata.

10. Perhatikan Saat Memilih Obat Tetes Mata

Ada banyak jenis obat tetes mata dan kamu harus memperhatikannya dengan detail. Ada jenis obat tetes yang hanya berguna untuk melembabkan mata dan tidak bisa dipakai saat seseorang menggunakan lensa kontak. Karena lensa kontak sifatnya menyerap cairan, ditakutkan lensa akan menyerap zat asing yang justru akan merusak kejernihan mata.