Brand Fashion Milik David Beckham Alami Kerugian Rp 193 Miliar

kumparanSTYLEverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
David Beckham mengenakan koleksi S/S 2019 dari brand Kent & Curwen. (Foto: @kurtandcurwen/ Instagram)
zoom-in-whitePerbesar
David Beckham mengenakan koleksi S/S 2019 dari brand Kent & Curwen. (Foto: @kurtandcurwen/ Instagram)

Sejak 2015, mantan pesepak bola David Beckham, menjadi salah satu pemilik brand asal Inggris Kent & Curwen. Hal ini didapati setelah ia menandatangi kontrak eksklusif, yang membuatnya memiliki peran terhadap perkembangan bisnis, target market, lokasi, pengiklanan, dan lainnya.

Selain menjadi salah satu penanggungjawab bisnis, David juga berperan sebagai ‘wajah’ dari brand asal Inggris tersebut. Meski David memiliki peran sebagai salah satu penanggungjawab dan wajah dari Kent & Curwen, brand ini dimiliki oleh perusahaan besar bernama Trinity Brands UK.

Dilansir The Sun, kabarnya brand Kent & Curwen ini meraup kerugian sebesar 10,7 juta poundsterling atau setara dengan Rp 193 miliar pada 2018 lalu.

embed from external kumparan

Partnership eksklusif bersama David ini sebenarnya sebagai langkah Kent & Curwen untuk menarik konsumen baru dari kalangan anak muda. Namun, tampaknya, hal tersebut belum membuahkan hasil yang maksimal meski David seorang figur yang amat terkenal.

Tahun lalu, Trinity Brands UK, yang juga pemilik rumah mode Cerruti, mengungkapkan bahwa mereka akan fokus membangun brand Kent & Curwen. Kerjasama dengan David membuat sang mantan atlet memiliki kuasa terhadap pembiayaan, desain, pengembangan produk, dan lainnya.

Terobosan terbaru dari David Beckham untuk brand ini adalah pembukaan gerai mewah Kent & Curwen di wilayah Covent Garden, London, Inggris, dan juga peluncuran situs resmi Kent & Curwen.

embed from external kumparan

“Ketika David menandatangani kontrak untuk Kent & Curwen empat tahun lalu, pemilik brand berharap bahwa David akan membawa ‘sentuhan emas’ terhadap Kent & Curwen,” papar seorang ahli keuangan.

Selain brand yang dimiliki David, kabar serupa juga datang dari brand fashion sang istri, Victoria Beckham.

Kabarnya, Victoria Beckham merugi 10,2 juta poundsterling atau Rp 184 miliar di 2017 atas brand fashion yang menggunakan namanya tersebut.

“Kerugian yang Victoria alami, mengungkapkan bahwa branding keluarga ‘Beckham’ tak selalu memberikan garansi,” tutup seorang ahli keuangan kepada The Sun.