Demeter Rilis Parfum Beraroma Kucing yang Diformulasi Selama 15 Tahun

kumparanSTYLEverified-green

clock

Parfum Kitten Fur (Foto: Dokumentasi demeterfragrance.com)
zoom-in-whitePerbesar
Parfum Kitten Fur (Foto: Dokumentasi demeterfragrance.com)

Bagi kamu yang menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan di rumah, pasti sudah tak asing lagi dengan aroma khas yang dimilikinya. Bahkan bagi pecinta kucing yang fanatik, bisa memeluk dan menciumi kucing jadi suatu kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan. 

Banyak orang menyukai kucing karena penampilannya yang lucu dan menggemaskan. Selain itu, kucing juga dinilai lebih tenang dan anggun, sehingga tak membutuhkan area seluas anjing untuk bisa memeliharanya di dalam rumah.

Menanggapi kecintaan yang begitu besar terhadap hewan berbulu yang satu ini, Demeter Fragrance Library, perusahaan parfum asal New York ini merilis parfum dengan aroma bulu kucing. Parfum teranyarnya ini diberi nama 'Kitten Fur'.

Parfum beraroma bulu kucing ini membutuhkan waktu selama 15 tahun untuk bisa menemukan formulasi yang tepat. Demeter Fragrance Library mengatakan bahwa aroma yang dimiliki Kitten Fur mampu menangkap esensi kehangatan dan rasa nyaman dari bagian tubuh kucing yang paling disukai, yaitu area tengkuk atau belakang leher.

instagram embed

Bagi kamu pecinta hewan, jangan khawatir, karena sama sekali tak ada kucing yang disakiti pada proses pembuatan parfum beraroma tak biasa ini.

Seperti dikutip kumparan dari Cosmopolitan, varian Kitten Fur juga hadir dalam bentuk body lotion, shower gel, massage and body oil, dan 'atmosphere spray'. Super unik!

Selama ini, Demeter Fragrance Library memang dikenal sebagai lini parfum yang gemar mengeluarkan koleksi yang terinspirasi dari aneka objek yang bisa kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari. Aneka aroma unik lainnya yang bisa kamu temukan adalah aroma 'Dirt' atau debu, 'Crayon', 'Baby Powder', 'Popcorn', 'Tear Drop', 'Rain', serta aneka aroma unik lainnya.

Tertarik untuk memiliki Kitten Fur? Aneka varian produknya bisa kamu dapatkan dengan harga mulai dari US$ 3 atau Rp 40 ribu untuk sampel, US$ 20 atau Rp 267 ribu untuk 30 ml, dan US $39,50 atau Rp 530 ribu untuk 120 ml.