Fans Edit Warna Kulitnya, Paris Jackson Ungkap Kekesalan di Twitter

kumparanSTYLEverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Paris Jackson After Party (Foto: REUTERS/Danny Moloshok)
zoom-in-whitePerbesar
Paris Jackson After Party (Foto: REUTERS/Danny Moloshok)

Perlahan tapi pasti, Paris Jackson semakin mengukuhkan eksistensinya di jagat hiburan. Putri dari mendiang Raja Pop Michael Jackson ini memulai kariernya pada 2011 silam.

Paris mengawali karier dengan berperan dalam film Lundon's Bridge and the Three Keys. Paras cantiknya sukses menempatkan Paris dalam daftar Most Beautiful oleh People Magazine.

Enam tahun berkecimpung di Hollywood, akhirnya Paris resmi begabung dengan IMG Models, agensi model paling bergengsi dunia. Setelah itu, kariernya terus melaju mulus.

Wajah cantiknya sukses menghiasi majalah kelas dunia. Seperti Vogue, Vanity Fair, Teen Vogue, Rolling Stone, hingga Harper's Bazaar.

Paris sendiri terlahir dengan mata biru, rambut blonde, dan kulit cerah. Cantik alami.

Beberapa waktu lalu, Paris tampak begitu mempesona saat menghadiri Oscars ke-90. Paris hadir dalam balutan gaun hijau dari Versace. Foto Oscars Paris pun beredar luas di dunia maya.

X post embed

Entah apa alasannya, banyak fans yang mengedit tone kulit Paris malam itu. Ada yang mengubahnya jadi lebih terang, ada yang membuatnya jadi lebih gelap, dengan tujuan membuat warna kulit Paris agar terlihat seperti blasteran Afro-American.

X post embed

Akibat hal ini, Paris pun tersinggung dan meluapkan kekesalannya di Twitter.

"Aku menghargai semua yang kalian lakukan untukku, aku menikmati semua editan yang ada. Tapi tolong berhenti mengubah warna kulitku jadi lebih cerah. Dan berhenti menggelapkan kulitku untuk menjadikannya lebih menyatu," cuitnya lewat akun @ParisJackson.

X post embed

Paris juga mengaku bahwa ia merasa nyaman dengan warna kulit alaminya. Ia sama sekali tak merasa perlu melakukan tanning agar terlihat lebih mirip dengan orang kulit hitam.

"Kadang orang berpikir bahwa aku tak terlihat cukup birasial," tulisnya lagi.

Ungkapan kekesalan Paris pun ditanggapi dengan baik oleh banyak orang.

"Aku sungguh menyesal, Paris. Aku tak pernah mengerti mengapa seseorang ingin mengubah warna kulit orang lain. Sangat mengecewakan bahwa kau sungguh harus membahas hal ini," cuit @chanelmercadant.

X post embed

Dalam sebuah sesi wawancara dengan Rolling Stone, Paris menuturkan bahwa ia sungguh merasa sebagai orang kulit hitam.

"Banyak orang yang tak tahu dan menyebutku sebagai orang kulit putih. Aku punya kulit yang cerah dan kususnya sejak mengecat rambut jadi blonde, aku terlihat seperti terlahir di Finlandia atau sejenisnya," tutup Paris.

Bagaimana pendapat kamu terkait hal ini?