Hacker Perempuan Tampil Sebagai Model di London Fashion Week

Isu keberagaman dalam dunia fashion kian menggema dan tampak menjadi salah satu highlight pada fashion week September ini, termasuk di London Fashion Week.
Isu keberagaman dan inklusivitas dalam fashion tampak melalui tampilnya model yang beragam, mulai dari model bertubuh plus size hingga model hamil dan sedang menyusui. Pada runway London Fashion Week ini, desainer Nicholas Kirkwood baru saja menambah daftar 'jenis' mode baru, yaitu hacker perempuan.
Dengan tata panggung runway bertema futuristik, fashion show dibuka oleh pemimpin gerakan #MeToo, Rose McGowan, yang kemudian diikuti oleh sederet hacker perempuan. Mereka menampilkan sepatu Nicholas Kirkwood yang kali ini memiliki desain bertema teknologi dan dunia cyber.
Dilansir Vogue, salah satu hacker yang berjalan di runway adalah remaja bernama CyFi yang telah memulai karier coding-nya sejak usia 10 tahun. Ia merupakan salah satu hacker yang tergolong sebagai "white hacker", yang artinya ia memanfaatkan bakatnya untuk kebaikan.
Sebagai contoh ia membantu perusahaan memecahkan permasalahan pada sistem keamanan. Bahkan CyFi adalah hacker termuda yang bisa menemukan ‘cacat’ pada games iPhone dan Android. Tercatat saat usianya menginjak 12 tahun, ia pun sudah bisa menemukan bug di smart TV Samsung.
Sedangkan pada 2010, ia membantu menemukan R00tz Asylum, yakni konferensi peretasan dan keamanan siber yang dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk berlatih kriptografi secara langsung.
Melalui kemampuan hacking-nya, CyFi ingin mengajarkan anak-anak agar bisa melindungi diri di dunia online. Ini merupakan hal yang sangat penting di era digital seperti sekarang. Dan dengan berjalan di runway Nicholas Kikwood di London Fashion Week, CyFi berkesempatan untuk menjalankan tujuannya tersebut.
