Hamil Trimester Pertama, Amankah Naik Pesawat?

kumparanSTYLEverified-green

clock

Ayu Dewi tengah hamil (Foto: Munady)
zoom-in-whitePerbesar
Ayu Dewi tengah hamil (Foto: Munady)

Jika bicara soal masa kehamilan, memang tidak ada habisnya. Selalu ada hal yang menarik untuk dibahas. Berbagai pertanyaan seputar kehamilan terus muncul ke permukaan, mengingat setiap perempuan menjalani masa kehamilan yang berbeda-beda.

instagram embed

Satu pertanyaan yang kerap muncul adalah: Amankah seorang perempuan yang tengah berada pada trimester pertama masa kehamilannya untuk naik pesawat?

Berbagai spekulasipun bermunculan. Banyak orang yang mengatakan boleh dan aman untuk dilakukan, namun ada juga yang tidak.

Yang bisa menjawab pertanyaan ini hanyalah dokter kandungan.

Berkonsultasi ke dokter kandungan kepercayaan jadi hal pertama yang harus kamu lakukan saat hendak bepergian menggunakan pesawat. Terlebih, untuk ibu hamil yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi, diabetes, atau yang pernah melahirkan secara prematur sebelumnya.

Pada dasarnya, terbang dengan pesawat merupakan hal yang aman untuk dijalani ibu hamil, asal sedang berada dalam kondisi kesehatan yang prima. 

instagram embed

Namun, semua ini kembali lagi kepada keputusan dokter. Usia kehamilan kamu juga jadi faktor penentu utama aman atau tidaknya perjalanan udara yang akan kamu tempuh.

Bagi sebagian perempuan, tiga bulan pertama dari masa kehamilan bisa jadi masa paling rentan dan melelahkan. Sebab, rasa mual dan mudah lelah masih kuat terasa. 

Hal inilah yang juga harus kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk tetap berangkat, karena tentunya hal ini cukup mengganggu kelancaran dan kenyamanan perjalanan kamu, bukan? 

Kamu juga harus selalu ingat bahwa risiko terjadinya keguguran pada trimester awal kehamilan cukup tinggi, mengingat kondisi janin masih lemah. Inilah yang menjadikan konsultasi dengan dokter kandungan jadi hal yang amat penting untuk dilakukan. 

Bahkan, beberapa maskapai tertentu memberlakukan aturan terkait usia kehamilan perempuan. Misalnya, seperti maskapai Garuda Indonesia yang mengharuskan wanita dengan masa kehamilan 32 minggu mengisi formulir penumpang dan disetujui oleh staf dokter pihak maskapai. Ada pula Citilink yang hanya mengizinkan ibu hamil berusia antara 28 hingga 34 minggu saja, serta Lion Air yang menerapkan aturan serupa.

Ibu hamil yang tak boleh menaiki pesawat biasanya memang wanita yang telah menginjak usia kandungan di atas tujuh bulan, alias hamil tua. Sedangkan, usia paling ideal bagi ibu hamil untuk bepergian menggunakan pesawat adalah 14 minggu hingga 28 minggu. 

Bagi kamu yang sedang hamil trimester pertama, bepergian dengan menggunakan pesawat sesungguhnya aman-aman saja. Asal jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan dan berada dalam kondisi fit, ya!